Tak Hanya Latihan Baris-Berbaris, Paskibraka Banyumas Digembleng Jadi Calon Pemimpin Bangsa

Tak Hanya Latihan Baris-Berbaris, Paskibraka Banyumas Digembleng Jadi Calon Pemimpin Bangsa
Sebanyak 32 pelajar di Banyumas mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Rabu, (5/8/2026). (Foto : Humas Pemkab).

Banyumas–Spektroom: Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Banyumas resmi dimulai, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menjadi awal pembinaan bagi 32 calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Banyumas, 17 Agustus 2026 mendatang.

Pembukaan Pusdiklat diawali dengan prosesi Tantingan sebagai simbol dimulainya pemusatan pendidikan dan pelatihan.

Selama 15 hari ke depan, para peserta akan mengikuti berbagai materi dalam program bertema "Desa Bahagia", yang dirancang untuk membentuk karakter sekaligus meningkatkan kemampuan teknis para calon Paskibraka.

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan, Pusdiklat merupakan tahapan strategis untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya terampil dalam baris-berbaris, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, integritas, jiwa kepemimpinan, dan wawasan kebangsaan.

"Adik-adik adalah kader calon pemimpin bangsa yang diharapkan menjadi teladan dalam pengamalan nilai-nilai Pancasila, semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab di tengah masyarakat," ujar Sadewo.

Menurutnya, tema "Desa Bahagia" mengandung makna sebagai ruang pembelajaran yang menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, kepedulian, kemandirian, serta penguatan karakter generasi muda.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, menjaga kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama menjalani proses pembinaan.

"Jadikan setiap latihan sebagai pembelajaran, setiap tantangan sebagai penguat mental, dan setiap kebersamaan sebagai bekal persaudaraan yang akan dikenang sepanjang hidup.

Menjadi Paskibraka bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah untuk menjadi teladan di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat," tegasnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyumas, Eko Heru, menjelaskan seluruh peserta akan mendapatkan pembekalan meliputi latihan baris-berbaris, wawasan kebangsaan, hingga pendidikan etika.

"Jumlah calon Paskibraka sebanyak 32 orang. Nantinya akan dipilih 30 orang sebagai pasukan inti dan dua orang sebagai cadangan," jelasnya.

Selain itu, Banyumas juga mengirimkan dua wakil untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah, yakni Dimas Bagus Radithya dari SMA Negeri 1 Purwokerto dan Sheenaz Raisha Windriya dari SMA Negeri 1 Banyumas.

Eko menambahkan, Dimas Bagus Radithya berhasil meraih peringkat pertama kategori putra di tingkat provinsi dan berhak melaju ke seleksi Paskibraka tingkat nasional sebagai wakil Jawa Tengah.

Berita terkait

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

RAJE Jember Bagikan 1000 Bendera Merah Putih di Sejumlah Titik, Ajak Warga Semarakkan HUT ke-81 RI

Jember-Spektroom : Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terus digaungkan di Kabupaten Jember. Rumah Aspirasi Jember (RAJE) Jember membagikan 1000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat di sejumlah titik kabupaten Jember, pada Minggu (16/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat turut menyemarakkan bulan kemerdekaan

Budi Sucahyono, Julianto
Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Petugas Paskibraka Bagian Proses Pembentukan Karakter, Kedisiplinan Dan Semangat Nasionalisme

Bogor-Spektroon: Bupati Bogor Rudy Susmanto mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Bogor Tahun 2026. Diantara putra-putri terbaik yang terpilih, terdapat anggota yang berasal dari keluarga petani hingga seorang anggota yang telah kehilangan kedua orang tuanya sejak usia remaja. Kisah tersebut disampaikan Rudy saat pengukuhan Paskibraka Kabupaten Bogor Tahun 2026

Asmari, Anggoro AP