Tampil di Expo Galatama II Menjadi Ruang Kolaborasi, Madrasah Morotai Tampilkan Inovasi Pendidikan
Ternate-Spektroom : Madrasah asal Kabupaten Pulau Morotai turut menampilkan berbagai inovasi pembelajaran dalam Galatama Expo II Tahun 2026 yang berlangsung di Halaman MTs Negeri 1 Ternate, Rabu (8/7/2026).
Pada ajang tersebut, MTs Negeri 1 Pulau Morotai dan MIS Achmad Syukur menjadi perwakilan daerah, dengan MIS Achmad Syukur bergabung bersama Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI) binaan Save the Children Indonesia.
Kehadiran keduanya dalam EXPO ini memperlihatkan praktek baik pendidikan madrasah yang berkembang hingga wilayah kepulauan.
Berbagai karya yang dipamerkan tidak hanya menampilkan kreativitas peserta didik dan guru, tetapi juga memperlihatkan hasil kolaborasi dalam membangun pembelajaran yang inovatif, inklusif, serta berorientasi pada penguatan literasi dan karakter.
Expo menjadi ruang bagi madrasah untuk saling bertukar pengalaman, memperluas jejaring, sekaligus menginspirasi lahirnya inovasi yang dapat diterapkan di satuan pendidikan lainnya.
Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Yamin Latief Tjokra, mengatakan Galatama Expo merupakan wadah berbagi praktik baik yang mampu mempercepat peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Menurutnya, setiap inovasi yang ditampilkan menjadi sumber pembelajaran bersama agar kualitas layanan pendidikan terus berkembang secara merata di seluruh daerah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, H. Amar Manaf, yang secara resmi membuka Galatama Expo II Tahun 2026, menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bukti komitmen Kementerian Agama dalam mendorong lahirnya madrasah yang inovatif dan adaptif.
"Expo ini bukan sekadar menampilkan hasil karya, tetapi menjadi ruang untuk saling belajar, berbagi praktik baik, dan membangun kolaborasi antar madrasah. Saya berharap setiap inovasi yang ditampilkan dapat direplikasi dan dikembangkan di seluruh madrasah di Maluku Utara sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik dan masyarakat," ujarnya.
Menurut H. Amar, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan madrasah membangun budaya inovasi, memperkuat karakter peserta didik, serta membuka ruang kemitraan dengan berbagai pihak.
Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang berkualitas dan berdaya saing.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pulau Morotai, H. Abdurachman Assagaf, mengapresiasi partisipasi MTs Negeri 1 Pulau Morotai dan MIS Achmad Syukur dalam expo tersebut.
Ia menilai keikutsertaan madrasah dari Morotai menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun jejaring yang lebih luas dengan berbagai mitra pendidikan.
"Kami berharap pengalaman dan inspirasi yang diperoleh selama mengikuti expo ini dapat diterapkan di madrasah-madrasah di Pulau Morotai sehingga lahir lebih banyak inovasi pembelajaran yang berdampak langsung bagi peserta didik," ujarnya.
Galatama Expo II menjadi salah satu rangkaian Festival Galatama Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2026 yang mempertemukan madrasah, mitra pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan dalam satu ruang kolaborasi.
Melalui kegiatan ini, inovasi yang lahir di setiap madrasah diharapkan tidak berhenti sebagai karya pameran, tetapi berkembang menjadi inspirasi untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam di Maluku Utara.