Tanah Longsor di Majenang Cilacap Timbun 8 Rumah, 3 Orang Ditemukan Meninggal Dunia 19 Lainnya Dalam Pencarian.

Tanah Longsor di Majenang Cilacap Timbun 8 Rumah, 3 Orang Ditemukan Meninggal Dunia 19 Lainnya Dalam Pencarian.
Dibawah pohon kelapa itu beberapa rumah terdanpak tanah longsor di Majenang Cilacap.

Spektroom – Hujan yang turun tanpa henti di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Cilacap, memicu terjadinya longsor pada Kamis malam sekitar pukul 21.00 WIB. Peristiwa ini merusak 12 rumah dan mengancam 16 rumah lainnya.

Berdasarkan pendataan sementara BPBD dan Basarnas Cilacap, di Dusun Tarukahan terdapat 24 korban. Dari jumlah tersebut, 15 orang dinyatakan selamat, 2 orang meninggal dunia, dan 7 orang masih dalam pencarian. Sementara itu, di Dusun Cibubur tercatat 22 korban, terdiri dari 8 orang selamat dan 14 orang masih dicari.

Upaya pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan pada hari ini Jumat (14/11/2025), dengan menggunakan alat berat dibagi dalam 5 worksite.

Upaya pencarian dilakukan tim SAR gabungan pada Jumat (14/11/2025) menggunakan alat berat dan dibagi menjadi lima worksite. Pada pukul 10.43 WIB, tim berhasil menemukan dan mengevakuasi korban atas nama Yuni Lestari (20) dalam kondisi meninggal dunia. Korban lain yang juga ditemukan adalah Naya Dwi Lestari (15) dan Yuni (45).

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi salah satu korban (Foto : Basarnas Cilacap).

Petugas piket Basarnas Cilacap, Sudiarto, mengatakan kepada spektroom.co.id bahwa Basarnas telah mendirikan posko bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, PMI, relawan, serta instansi terkait dan masyarakat.

"Sampai pukul 16.30 kami masih belum menerima perkembangan pencarian. Sementara cuaca dilaporkan masih belum bersahabat" ujar Sudiarto

Pencarian menghadapi kendala medan yang sulit dan cuaca yang kurang bersahabat. Sementara itu, warga yang rumahnya berada di zona rawan longsor susulan telah mengungsi ke rumah kerabat mereka. Hal ini dilakukan mengingat curah hujan masih cukup tinggi sehingga rawan terhadap bahaya longsor susulan. (Biantoro)

Berita terkait

Atasi Tantangan Urbanisasi, Pemkot Ambon Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Smart City

Atasi Tantangan Urbanisasi, Pemkot Ambon Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Smart City

Ambon-Spektroom :Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menilai tingginya laju urbanisasi harus direspons dengan kebijakan publik berbasis data dan pengembangan konsep Smart City. Langkah ini krusial untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah pertumbuhan penduduk yang pesat. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, dalam

Eva Moenandar