Tanam Jagung di Bawah Sawit: Polda Kalteng Uji Model Baru Ketahanan Pangan

“Ini terobosan yang sangat baik. Lahan perkebunan tetap produktif, tetapi di saat yang sama kita juga menambah produksi pangan,” ujar Gubernur

Tanam Jagung di Bawah Sawit: Polda Kalteng Uji Model Baru Ketahanan Pangan
Gubernur Kalteng dan Ka Polda Kalteng dan lainnya saat uji tanam jagung di sela pohon sawit. (Foto:Andre/RRI)

Pulang Pisau-Spektroom : Program ketahanan pangan tak selalu harus membuka lahan baru. Di Kabupaten Pulang Pisau, inovasi justru lahir dari sela-sela perkebunan kelapa sawit. Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah memulai penanaman jagung di lahan sela sawit seluas 128 hektare sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional 2026.

Penanaman dilakukan di area perkebunan PT Menteng Kencana Mas (MKM) dan melibatkan ratusan peserta dari unsur kepolisian, pemerintah daerah, hingga pihak perusahaan. Konsepnya sederhana namun strategis dengan memanfaatkan ruang kosong di antara pohon sawit produktif untuk budidaya jagung tanpa perlu membuka lahan baru. Langkah ini dinilai sebagai pendekatan yang ramah lingkungan sekaligus produktif. Selain meningkatkan produksi pangan, pola tanam sela juga memberi nilai tambah bagi pemanfaatan lahan perkebunan.

Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang hadir dalam kegiatan Tanam Raya Serentak Kuartal I Tahun 2026, menilai program tersebut sebagai gagasan yang patut dikembangkan.
“Ini terobosan yang sangat baik. Lahan perkebunan tetap produktif, tetapi di saat yang sama kita juga menambah produksi pangan,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Sementara itu Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan menegaskan bahwa program ini lahir dari semangat kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat kemandirian pangan daerah. Menurutnya, dukungan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperluas gerakan tersebut. Ia mengapresiasi PT MKM yang bersedia memanfaatkan lahannya untuk program nasional.
“Kerja sama dengan dunia usaha seperti ini menunjukkan bahwa sektor swasta juga bisa berperan langsung dalam memperkuat kedaulatan pangan daerah,” kata Iwan.

Polda Kalteng, lanjutnya, akan terus mendorong keterlibatan lebih banyak perusahaan perkebunan agar pola tanam sela seperti ini dapat diterapkan di berbagai wilayah di Kalimantan Tengah. Selain mendukung proses budidaya, kepolisian juga berkomitmen mengawal distribusi hasil panen dan memperkuat koordinasi lintas sektor agar program berjalan berkelanjutan.
“Harapannya Kalteng tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri, tetapi juga menjadi salah satu penopang swasembada pangan nasional,” tegasnya.

Dengan dimulainya penanaman jagung di lahan seluas 128 hektare tersebut, program ini diharapkan menjadi model pemanfaatan lahan perkebunan yang lebih produktif dan berkelanjutan. Hasil panen perdana nantinya akan menjadi tolok ukur apakah pola tanam sela sawit-jagung ini bisa diperluas ke kawasan perkebunan lain di Kalimantan Tengah. (Polin Andre)

Berita terkait

Jaga Marwah Pelayanan, KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Jaga Marwah Pelayanan, KPK Tegaskan Pejabat Tak Pakai Kendaraan Dinas untuk Mudik

Jakarta - Spektroom : Menjelang Hari Raya Lebaran, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk mudik atau perjalanan keluarga. Melalui Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pengendalian dan Pencegahan Gratifikasi Hari Raya, KPK mengingatkan memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan pribadi merupakan bentuk

Heriyoko
Bersama Konjen Tiongkok, LKKS NTB Salurkan Paket Sembako kepada Kelompok Masyarakat Rentan di Kota Mataram

Bersama Konjen Tiongkok, LKKS NTB Salurkan Paket Sembako kepada Kelompok Masyarakat Rentan di Kota Mataram

Mataram-Spektroom : Sebanyak 70 paket sembako dibagikan kepada kelompok masyarakat rentan di kota Mataram. Kegiatan diinisiasi oleh Lembaga Koordinasi Keluarga Sosial (LKKS) provinsi NTB bersama Konsulat Jenderal Tiongkok Denpasar. Ketua umum LKKS NTB Sinta Agathia Iqbal dalam sambutannya mengungkapkan, bantuan ini sebagai kasih sayang serta kepedulian pemerintah kepada sesama khususnya kaum

Marsam Putrangga, Julianto