Tapak Suci Kota Semarang Bersiap Menggelar Muktamar Internasional

Tapak Suci Kota Semarang Bersiap Menggelar Muktamar Internasional
Tapak Suci 062 Kota Semarang persiapan muktamar internasional. (Foto: Dars/Sigit)

Semarang-Spektroom: Pimpinan Daerah (Pimda) 062 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Semarang terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah perhelatan internasional Muktamar ke-16 Tapak Suci.

Agenda akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Agustus 2026 ini akan dihadiri sekitar 1.500 peserta (muktamirin) dari 22 negara.

Selain agenda persidangan, salah satu daya tarik utama adalah Apel Akbar yang akan digelar pada 7 Agustus 2026 di kawasan ikonik Simpang Lima.

Ketua Tapak Suci 062 Kota Semarang, Dedy Achyadi, mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan proposal anggaran mencapai Rp5 miliar guna memastikan kualitas fasilitas dan akomodasi bagi para tamu mancanegara.

“Insyaallah nanti lebih penuh lagi dibanding tahun 2018, karena seluruh Pimda se-Jawa Tengah akan kami hadirkan dalam upacara 7 Agustus. Kami juga menyiapkan berbagai kebutuhan, termasuk pemesanan hotel dengan kapasitas memadai agar peserta merasa nyaman selama di Semarang,” ujarnya di sela kegiatan halalbihalal di Gedung NRC Universitas Muhammadiyah Semarang, Minggu (19/4/2026).

Sekretaris Tapak Suci Kota Semarang, M. Munsarif, menambahkan panitia juga mengusulkan agenda prestisius berupa Pengukuhan Pendekar Kehormatan bagi sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi besar.

Beberapa nama yang diusulkan antara lain Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. KH Tafsir, Rektor UNIMUS, Rektor UMS, serta Wakil Wali Kota Semarang.

“Saat ini masih dalam tahap usulan ke Pimpinan Pusat. Namun rencana pengukuhan tokoh-tokoh tersebut akan menjadi bagian dari rangkaian Muktamar yang juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah dan jajaran pimpinan daerah lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MPM PWM Jawa Tengah, AM. Jumai, menilai suksesnya Muktamar ke-16 ini menjadi pertaruhan harga diri kolektif warga Muhammadiyah dan Tapak Suci di Kota Semarang. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan serta semangat dakwah yang menggembirakan dalam menyongsong acara tersebut.

“Suksesnya Muktamar di Semarang adalah harga diri kita semua. Kita akan ‘merahkan’ Simpang Lima dengan kekuatan dakwah dan prestasi. Ini bukan sekadar ajang bela diri, tetapi juga bagian dari integritas kader untuk menjaga marwah persyarikatan. Muktamar ini harus menjadi gerakan yang mencerahkan, menggerakkan, dan menggembirakan,” tegasnya.

Dengan koordinasi yang solid antar organisasi otonom Muhammadiyah, penyelenggaraan Muktamar ke-16 Tapak Suci diharapkan dapat berlangsung lancar, berkualitas, serta tetap menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi.

Berita terkait

Halal Bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat, Ajang Perkuat Silaturahmi dan Inspirasi Pembangunan Daerah

Halal Bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat, Ajang Perkuat Silaturahmi dan Inspirasi Pembangunan Daerah

Mataram-Spektroom : Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan Halal Bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat (KSB) yang digelar di Kota Mataram, Minggu (19/4/2026). Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri mengungkapkan, Kegiatan ini menjadi momentum bukan hanya untuk mempererat tali silaturahmi, tetapi bentuk komitmen untuk terus menjaga kebersamaan lintas komunitas,

Marsam Putrangga, Julianto