Target Investasi DPMPTSP Kab Madiun Tahun2026, Rp 3 Triliun
Spektroom - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Madiun tahun 2026 mendapat target investasi sebesar Rp 3 triliun. Target tersebut meningkat Rp 500 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 2,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Madiun, Anang Sulistiyono mengatakan, naiknya target itu karena bergeraknya perijinan dasar sejumlah investor. “Kenaikan target didasarkan pada bergeraknya sejumlah perizinan dasar, dari perusahaan besar yang berencana menanamkan modal, di wilayah Kabupaten Madiun,” ujar Anang, (08/01/2026).
Ia menyebutkan ada 4 perusahaan besar masih dalam proses menuju Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). “Mudah-mudahan ini bisa menjadi potensi investasi yang signifikan di Kabupaten Madiun,” katanya.
Empat perusahaan itu bergerak di sektor industri, seperti produksi alas kaki dan industri kayu, dengan total nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 1 triliun. Rencana investasi tersebut tersebar di beberapa kecamatan.
Satu perusahaan akan beroperasi di Kecamatan Pilangkenceng, satu di Kecamatan Saradan, serta dua perusahaan lainnya di Kecamatan Madiun.
Meski sudah ada potensi perusahaan besar yang berinvestasi tahun ini, DPMPTSP Kabupaten Madiun juga tetap mengoptimalkan sejumlah layanan. Seperti mengoptimalkan pertumbuhan jumlah usaha melalui pendampingan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS), dan penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) di seluruh kecamatan.
Dengan langkah ini diyakini investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) maupun Penanaman Modal Asing (PMA) dapat tercatat dan terhitung.