Tasyakuran Warga Pati Pasca Sudewo Ditetapkan Sebagai Tersangka

Tasyakuran Warga Pati Pasca Sudewo Ditetapkan Sebagai Tersangka
Ratusan warga pati berkumpul di Alun-alun SImpang Lima untuk tasyakuran pasca ditetapkannya Bupati Sudewa sebagai tersangka oleh KPK. Foto: Sigit

Spektroom: Ratusan warga Kabupaten Pati dari berbagai pelosok membawa nasi tumpeng berdatangan ke pusat kota, Alun-Alun Simpang 5 Pati, Jumat sore, 23 Januari 2026.

Mereka menggelar tasyakuran bersama atas penetapan Sudewo sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi dalam jual beli jabatan perangkat desa.

Koordinator Tasyakuran Rakyat Pati, Husaini mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai wujud syukur dengan .menggelar doa dan makan bersama.

“Ini adalah ekspresi syukur kami karena proses hukum terhadap Bupati Sudewo akhirnya berjalan sesuai dengan harapan kami," jelas Husaini, kepada awak media.

Tasyakuran ini menjadi puncak dari kekecewaan publik yang telah lama tertahan terhadap kepemimpinan Sudewo sebagai Bupati Pati.

Sebelumnya puluhan ribu warga telah turun ke jalan untuk menuntut pengunduran diri bupati pada 13 Agustus 2025.

Beberapa warga bahkan melaksanakan nadzar dengan melakukan aksi cukur gundul di lokasi tasyakuran tersebut. 

"Aksi cukur gundul ini murni bentuk sukacita rakyat yang menunggu keadilan," tegas Husaini mengenai semangat warga yang hadir.

Penetapan tersangka oleh KPK pada 19 Januari 2026 akhirnya memenuhi tuntutan hukum yang diharapkan masyarakat.

Kegiatan tasyakuran ini pun merepresentasikan harapan baru warga Pati untuk pemerintahan yang bersih.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti