Teguh Subroto Pimpin Aslinmas Jateng, Perkuat Peran Perlindungan Masyarakat

Teguh Subroto Pimpin Aslinmas Jateng, Perkuat Peran Perlindungan Masyarakat
Teguh Subroto Pimpin Aslinmas Jateng, 75.738 Anggota Didorong Jadi Kekuatan Perlindungan Masyarakat. (Foto : Humas Pemprov Jt).

Semarang-Spektroom : Sebanyak 243.543 anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di 8.562 desa dan kelurahan se-Jawa Tengah didorong semakin profesional dalam menjalankan peran perlindungan masyarakat.

Penguatan tersebut ditandai Apel Akbar Satlinmas sekaligus pengukuhan DPD-DPC Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan DPC Abpednas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran, Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH, dikukuhkan sebagai Ketua DPD Aslinmas Jawa Tengah oleh Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappidsus) Aris Marsudiyanto.

Aris mengatakan, besarnya jumlah anggota Aslinmas menjadi potensi besar untuk memperkuat ketahanan masyarakat, terutama dalam menjaga ketertiban, membantu penanganan bencana dan persoalan sosial di lingkungan masing-masing.

Secara nasional, anggota Aslinmas mencapai sekitar 1,2 juta orang. Menurut Aris, kekuatan tersebut perlu terus dikembangkan, termasuk melalui peningkatan kapasitas dan perhatian terhadap kesejahteraan anggota.

“Bagus sekali organisasi ini, harus digodok dan ditumbuhkan terus, termasuk untuk kesejahteraan anggotanya,” ujarnya.

Dalam apel tersebut juga digaungkan konsep “Hansip Reborn”, sebagai upaya menghidupkan kembali semangat gotong royong dengan pendekatan yang lebih profesional dan sesuai perkembangan zaman.

Aris juga mengajak masyarakat lebih bijak bermedia sosial melalui Gerakan Nasional Jempol Baik. Masyarakat diminta melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi.

“Saring dulu setiap ada berita, jangan langsung di-share,” tegasnya.
Sementara itu, Teguh mengatakan keberadaan Aslinmas harus benar-benar dirasakan masyarakat. Posisi anggota yang berada hingga tingkat desa dan kelurahan dinilai menjadi modal penting untuk menjalankan fungsi tersebut.

“Aslinmas harus menjadi bagian dari kekuatan masyarakat yang hadir ketika masyarakat membutuhkan,” kata Teguh.

Menurutnya, peran Aslinmas tidak hanya berkaitan dengan keamanan lingkungan, tetapi juga penanganan bencana, kegiatan sosial, ketahanan pangan, perlindungan lingkungan dan dukungan terhadap berbagai program pemerintah.

Jawa Tengah sendiri tercatat sebagai daerah dengan jumlah anggota Aslinmas terbanyak secara nasional, yakni 75.738 anggota. Kabupaten Semarang menjadi daerah dengan jumlah anggota terbanyak di Jawa Tengah, mencapai 32.854 orang.

Teguh berharap besarnya kekuatan tersebut diikuti koordinasi yang semakin baik dengan pemerintah daerah, aparat keamanan dan masyarakat, sehingga Aslinmas mampu menjadi organisasi yang solid, profesional dan bermanfaat bagi warga.

Berita terkait

Kabupaten Sleman Raih Kabupaten Terbaik 5 Penghargaan Pembangunan Daerah Bappenas Tahun 2026

Kabupaten Sleman Raih Kabupaten Terbaik 5 Penghargaan Pembangunan Daerah Bappenas Tahun 2026

Jakarta-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Kabupaten Terbaik 5 Perencanaan dan Pencapaian Daerah Tingkat Kabupaten pada Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2026 yang diberikan oleh Kementerian PPN/Bappenas RI. Bupati Sleman, Harda Kiswaya menerima secara langsung piagam penghargaan yang diserahkan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Kasus Influenza Meningkat, Waspada Perlu Panik Jangan

Kasus Influenza Meningkat, Waspada Perlu Panik Jangan

Jakarta-Spektroom : Penguatan sistem surveilans (pemantauan terus menerus), menyiapkan fasilitas kesehatan dan perlindungan terhadap kelompok rentan perlu menjadi perhatian pemerintah menghadapi meningkatnya kasus influenza di tanah air. Kesiapan pemerintah disegala lini dapat mencegah munculnya kepanikan di tengah masyarakat. “Kita perlu mendorong penguatan sistem surveilans agar pemerintah mampu mendeteksi perubahan pola influenza

Mohaikal Yunus, Rafles