Tembus 13 Kampus Dunia, Siswa MAN 1 Pekanbaru Buktikan Mimpi Besar Bisa Diraih dari Madrasah
Pekanbaru-Spektroom: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pekanbaru. Muhammad Rizky Tafianta, siswa program riset, berhasil lolos di 13 perguruan tinggi luar negeri sekaligus, bahkan tiga di antaranya memberikan penawaran beasiswa pendidikan.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa siswa madrasah juga mampu bersaing di tingkat internasional melalui kerja keras, konsistensi belajar, serta keberanian mencoba berbagai peluang global.
Deretan kampus yang menerima Rizky berasal dari berbagai negara dengan program studi yang banyak berkaitan dengan lingkungan, sains, dan keberlanjutan. Beberapa di antaranya yakni Wageningen University, University of Western Australia, Deakin University, University of Canterbury, hingga RMIT University.
Tak hanya diterima, Rizky juga memperoleh tawaran beasiswa dari University of Wollongong, The University of Newcastle Australia, serta RMIT University.
Rizky mengaku perjalanan menuju titik tersebut tidak dijalani secara instan. Ia harus membangun kemampuan akademik, memperkuat bahasa asing, menyusun portofolio, hingga berani keluar dari zona nyaman untuk mencoba kesempatan internasional.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas hasil yang saya capai. Saya juga berterima kasih kepada orang tua, guru pembimbing, dan madrasah yang selalu mendukung saya untuk berani mencoba kesempatan di tingkat internasional,” ujar Rizky.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda MPd, turut mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Rizky menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing secara global.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Rizky. Ini membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang unggul, kompetitif, dan siap bersaing di tingkat global,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berbagai program akademik, riset, dan pembinaan internasional yang dikembangkan madrasah diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dunia.
Prestasi Rizky juga menjadi pesan kuat bagi generasi muda bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi. Dengan ketekunan, disiplin, dan kemauan belajar yang tinggi, peluang menuntut ilmu hingga ke luar negeri terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha. (Polin-Humas MAN1 Pekanbaru)