Tembus IAEI Pusat, FEBI UIN Palangka Raya Perkuat Jejaring Nasional Ekonomi Syariah
Spektroom - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Palangka Raya terus memperluas jejaring nasional di bidang ekonomi syariah. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui keterlibatan mahasiswa dalam program magang di Sekretariat Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Pusat, Jakarta.
Dekan FEBI UIN Palangka Raya, Dr. Hj. Tri Hidayati, M.H., saat dikonfirmasi Spektroom, Rabu (11/02/2026), menegaskan bahwa pihaknya tengah menyiapkan kerja sama yang lebih terstruktur dengan IAEI.
“Ke depan kami akan menjajaki kerja sama yang lebih terstruktur dengan IAEI. Bentuk kerja sama yang direncanakan antara lain penguatan kolaborasi melalui komisariat, sinergi dengan DPP IAEI Kalimantan Tengah, serta pengembangan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi berbasis ekonomi syariah,” jelasnya.
Menurutnya, FEBI juga merencanakan penyusunan dan pelaksanaan nota kesepahaman (MoU) sebagai landasan kerja sama berkelanjutan, agar program kolaboratif berjalan lebih sistematis dan memberi dampak akademik maupun sosial.

Sejalan dengan itu, mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah, Muhammad Rani, resmi menjalani program magang di Sekretariat IAEI Pusat sejak 2 Februari hingga 2 Mei 2026. Ia lolos setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan wawancara.
Selama di Jakarta, Rani tidak hanya menjalani tugas administratif, tetapi juga terlibat dalam dinamika penguatan ekosistem ekonomi syariah di tingkat nasional. Ia mendapat ruang belajar langsung di lingkungan organisasi profesi yang menjadi simpul perumusan gagasan, kebijakan, dan kolaborasi lintas sektor ekonomi Islam.

“Saya memilih di situ karena awalnya memang direkomendasikan dan juga saya ingin mempelajari ekonomi Islam lebih dalam langsung di pusat yang juga mereka sudah terbiasa untuk berkolaborasi dengan berbagai sektor,” ujar Rani.
Program ini menjadi penegas bahwa mahasiswa dari daerah mampu menembus ruang strategis nasional. Bukan sekadar magang, tetapi bagian dari proses membangun kompetensi, jejaring, dan perspektif baru untuk penguatan ekonomi syariah di Kalimantan Tengah.
(Polin - Wahyu Akbar)