Trending

Teratas se-Kalteng, Dukcapil Palangka Raya Masih Dorong Aktivasi IKD Bagi Warga

Teratas se-Kalteng, Dukcapil Palangka Raya Masih Dorong Aktivasi IKD Bagi Warga
Kepala Dinas Dukcapil Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan. (Foto: MC P. Raya)

Palangka Raya-Spektroom: Menjadi yang teratas dalam aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) se-Kalimantan Tengah bukan berarti pekerjaan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palangka Raya telah selesai.

Di balik 53.092 akun yang sudah diaktifkan, masih ada peluang besar untuk memperluas pelayanan agar semakin banyak warga merasakan kemudahan administrasi kependudukan berbasis digital.

Hingga Sabtu (17/10/2026), aktivasi IKD di Kota Palangka Raya mencapai 53.092 akun, setelah bertambah 461 akun dalam sehari.

Capaian tersebut menempatkan Palangka Raya di peringkat pertama tingkat Provinsi Kalimantan Tengah dan posisi ke-16 secara nasional, dengan persentase aktivasi 22,61 persen dari target yang ditetapkan.

Angka itu menjadi kabar baik sekaligus pengingat bahwa transformasi digital tidak cukup hanya dengan menyediakan aplikasi.

Masyarakat juga perlu mengetahui manfaatnya, memahami cara menggunakannya, dan memperoleh pendampingan ketika menghadapi kesulitan dalam proses aktivasi.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Palangka Raya, Alman Parluhutan Pakpahan, menyebut capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan dan memperluas edukasi kepada masyarakat.

“Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan serta memperluas edukasi. Kami berharap semakin banyak warga yang memahami manfaat IKD dan segera melakukan aktivasi,” ujar Alman, Sabtu (17/10/2026).

Upaya memperluas jangkauan pelayanan, terus Alman, dapat dilakukan dengan pendekatan jemput bola, termasuk menghadirkan layanan pada hari libur di lokasi yang mudah dijangkau masyarakat, seperti lingkungan permukiman, fasilitas umum, atau prasarana pelayanan masyarakat.

"Dengan pendekatan ini, warga memiliki alternatif untuk mendapatkan pelayanan tanpa harus selalu datang ke kantor Dukcapil pada hari kerja" ungkapnya.

Kehadiran petugas di ruang publik, berpotensi memangkas jarak pelayanan sekaligus membuka kesempatan bagi warga untuk memperoleh penjelasan langsung mengenai penggunaan IKD.

Alman menjelaskan, IKD merupakan bagian dari transformasi digital administrasi kependudukan yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses dokumen kependudukan secara aman dan efisien sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, capaian 53.092 akun seharusnya tidak berhenti sebagai angka keberhasilan. Ukuran penting lainnya adalah seberapa luas masyarakat memahami dan mampu memanfaatkan layanan tersebut.

“Oleh sebab itu, kami mengajak warga Kota Palangka Raya yang belum mengaktifkan IKD agar memanfaatkan fasilitas pelayanan yang tersedia. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting untuk mempercepat digitalisasi administrasi kependudukan di daerah kita,” tegas Alman.

Pada akhirnya, keberhasilan digitalisasi administrasi kependudukan bukan semata-mata soal peringkat, melainkan kemudahan yang benar-benar dirasakan warga. Semakin dekat pelayanan kepada masyarakat, semakin besar pula peluang transformasi digital menjangkau mereka yang selama ini belum terlayani.
(Polin-Nitra/ndik)

Berita terkait

Hari Libur Tak Surutkan Semangat Gotong Royong, Pembangunan Jembatan Garuda di HST Terus Berlanjut

Hari Libur Tak Surutkan Semangat Gotong Royong, Pembangunan Jembatan Garuda di HST Terus Berlanjut

Hulu Sungai Tengah- Spektroom : Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Teluk Mesjid RT 08, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), terus menunjukkan progres. Meski memasuki hari libur, semangat gotong royong personel TNI bersama masyarakat tetap terjaga demi mempercepat pembangunan jembatan yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga setempat, Minggu (18/

Junaidi, Anggoro AP