Terima Mandaya Award, Perkuat Komitmen Pemprov Lampung Wujudkan Kemandirian Masyarakat

Terima Mandaya Award, Perkuat Komitmen Pemprov Lampung Wujudkan Kemandirian Masyarakat
Gubernur Mirza menerima Trofi Mandaya Award dari Menko PM Muhaimin Iskandar (Foto Adpim Lampung).

Spektroom - Pemerintah Provinsi Lampung meraih penghargaan, pada ajang Mandaya Awards 2025 yang digelar di Ballroom Lt 6, Plaza Jamsostek, Jakarta Selatan, Kamis, (16/10/2025).

0:00
/1:05

Source YouTube Kemenko PM

Penghargaan dalam katagori Dedikasi dan Kontribusi tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal.

Menko PM Muhaimin Iskandar dalam sambutannya menegaskan bahwa pemberdayaan adalah upaya aktualisasi potensi masyarakat secara berkelanjutan bagi upaya mewujudkan pembangunan nasional yang berdampak langsung melahirkan kesejahteraan umum.

"Indikator keberhasilannya,  adalah peningkatan kualitas kehidupan masyarakat menjadi berdaya Mandiri dan bermartabat" kata Menko PM Muhaimin Iskandar.

Mandaya Award adalah wujud pengakuan negara terhadap kiprah kontribusi pemberdayaan oleh seluruh tokoh pemuda dan  pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha hingga komunitas masyarakat.

“Mandaya adalah simbol pengakuan negara terhadap kiprah nyata pemberdayaan masyarakat. Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi cambuk bagi kita semua untuk bekerja lebih keras, karena tantangan sosial ekonomi ke depan masih kompleks,” ujar Cak Imin.

audio-thumbnail
Voice Cak Imin
0:00
/71.18

Cak Imin mengungkapkan, angka kemiskinan nasional tahun 2025 masih berada di level 8,47 persen, dengan lebih dari 12,58 juta jiwa penduduk miskin tinggal di wilayah pedesaan. Selain itu, tingkat ketimpangan sosial masih cukup tinggi dengan gini rasio 0,375, sementara sekitar 4,85 juta dari 7,28 juta pengangguran merupakan tenaga kerja terdidik.

Dalam menghadapi situasi tersebut, Muhaimin menekankan pentingnya strategi pemberdayaan yang berkelanjutan. Muhaimin menilai, bantuan sosial memang berfungsi sebagai “bantalan”, tetapi upaya membangun ekosistem yang menumbuhkan kemandirian dan produktivitas masyarakat jauh lebih penting.

“Mandaya adalah simbol perubahan paradigma, dari bantuan menjadi pemberdayaan, dari program menjadi gerakan, dari ide menjadi dampak nyata,” tegasnya.

Muhaimin menambahkan, 50 inisiatif terbaik penerima penghargaan tahun ini memiliki satu benang merah: keyakinan bahwa masyarakat dapat menjadi pelaku utama pembangunan apabila diberikan ruang, akses, dan kepercayaan.

Bentuk Apresiasi Pemerintah Pusat

Sementara Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal mengatakan penghargaan mandaya merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap dedikasi dan kontribusi daerah, lembaga, maupun individu dalam memberdayakan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan nasional.

"Tahun ini, Pemprov Lampung menjadi salah satu penerima penghargaan untuk kategori Dedikasi dan Kontribusi Pemberdayaan Masyarakat" ujar Gubernur Mirza usai acara.

Penghargaan yang diterima Provinsi Lampung, lanjut Mirza menjadi pengakuan atas keberhasilan pemerintah daerah dalam membangun model pemberdayaan masyarakat berbasis desa dan UMKM.

"Penghargaan ini akan semakin memperkuat komitmen Pemprov Lampung dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri, berdaya saing, dan sejahtera." tutup Gubernur Mirza.(@Ng).

Berita terkait

Salurkan 50 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Kecamatan Bengkalis, Bupati Kasmarni: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong

Salurkan 50 Paket Sembako untuk Kaum Dhuafa di Kecamatan Bengkalis, Bupati Kasmarni: Wujud Nyata Kepedulian Sosial dan Semangat Gotong Royong

Bengkalis-Spektroom : Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyerahkan bantuan paket sembako kepada kaum dhuafa di Lapangan, Pelabuhan Bandar Sri Laksamana Bengkalis, Senin malam, 16 Maret 2026. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan usai kegiatan pembukaan Lampu Colok Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Dusun Kampung Parit, Desa Pangkalan Batang, Kecamatan Bengkalis. Sebanyak 50 paket sembako disalurkan kepada

Salman Nurmin, Rafles
KPK Ingatkan Pejabat di Siak: Jaga Integritas, Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi

KPK Ingatkan Pejabat di Siak: Jaga Integritas, Cegah Gratifikasi di Lingkungan Birokrasi

Siak Sri Indrapura-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Siak menegaskan komitmennya dalam mencegah praktik gratifikasi di lingkungan pemerintahan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi gratifikasi yang diselenggarakan bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara virtual melalui Zoom Meeting, Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Rapat Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Senin (16/3/2026). Kegiatan

Salman Nurmin