Trending

Tiga Komunitas Madura Silaturahmi ke KBTS Sumenep, Dukung Harlah Sumenep dan Pamekasan

Tiga Komunitas Madura Silaturahmi ke KBTS Sumenep, Dukung Harlah Sumenep dan Pamekasan
Tiga Komunitas Madura Silaturrahmi ke KBTS Sumenep

Spektroom - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Sumenep ke-756 tahun 2025 tanggal 31 Oktober dan hari jadi pamekasan yang ke 495, pada tanggal 3 November. Komunitas Barisan Teman Sejati (KBTS) Sumenep menerima kunjungan dari tiga komunitas asal Pamekasan, yaitu Komunitas Sariyang, Bunda Rosita, dan Komunitas Ikatan Persaudaraan Antar Pulau. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 31 Oktober 2025 bertempat di Cafe Sapta Sumenep dan berjalan meriah serta lancar.

Kunjungan tersebut menjadi ajang mempererat tali persaudaraan dan menjalin silaturrahmi antar komunitas di Madura.

Ketua KBTS Sumenep (Afandi ) menyampaikan bahwa kehadiran tiga komunitas ini menjadi bukti bahwa KBTS masih eksis dan dipercaya sebagai wadah kebersamaan di Pulau Madura. Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan serta bekerja secara sinergis untuk membangun hubungan yang lebih harmonis antar komunitas. Silaturrahmi, menurutnya, juga bermanfaat ketika ada anggota komunitas yang mengalami kendala atau masalah dalam perjalanan, sehingga dapat saling membantu sebagai fondasi kebersamaan.

Kegiatan ini mengusung tema KBTS Menjunjung Kekompakan dan Persaudaraan.

Abi Salaf, Ketua Komunitas Sariyang Pamekasan, dalam pesannya mengajak seluruh anggota komunitas untuk terus mengikat tali silaturrahmi dengan erat sebagai wujud persaudaraan yang terpatri kuat.

Ia menekankan bahwa kegiatan ini juga sebagai ungkapan rasa syukur bertepatan dengan Hari Jadi Kota Sumenep ke-756 dan hari jadi pamekasan yang ke 495 yang rangkaian kegiatan berlangsung mulai sekarang semoga kita Sumenep dan Pamekasan saling sinergik untuk inovatif dan dedikasi yang tinggi.

Silaturrahmi seperti ini diharapkan mampu menghubungkan kembali perasaan dan ingatan yang mulai memudar, sehingga tercipta kembali kebahagiaan antar komunitas di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.

Dalam kesempatan tersebut, Abi Salaf juga memberikan cendera mata sebagai tanda tali asih dan persaudaraan.

Tidak kalah penting, Komunitas Ikatan Persaudaraan Antar Pulau yang diketuai oleh Lukman turut hadir. Komunitas ini tidak hanya mengutamakan silaturrahmi, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat luas. Anggotanya yang mayoritas insan pers dan media terus berupaya menjaga hubungan baik antar komunitas, khususnya di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan.

Acara semakin meriah dengan penampilan artis-artis lokal yang menghadirkan hiburan ringan, menambah suasana keakraban dan kebersamaan.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustad Abu Yazid KBTS (Sudarsono JP). (LTF).

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru