Tiga Pekan Mahasiswi Aktif Berprestasi Menghilang Dari Kampus

Tiga Pekan Mahasiswi Aktif Berprestasi Menghilang Dari Kampus
Salah satu sudut kampus Universitas Pekalongan, tempat Rahma Nuzulia biasa kuliah dan beraktifitas,

Spektroom - Mahasiswi Universitas Pekalongan, Rahma Nuzulia (21) hingga kini belum diketahui keberadaannya, setelah tiga pekan tanpa kabar sejak 13 Juli 2025. Rahma ini merupakan mahasiswa yang berprestasi dan aktif mengikuti kegiatan organisasi di dalam dan luar kampus. 

Kediamannya di Gang 4, RT4/ RW13, Dukuh Pringlangu, Kelurahan Pringrejo, Kecamatan Pekalongan Barat, Minggu (10/8/2025), sepi aktivitas. Pintu rumah dengan cat oranye dan merah bata ini juga tertutup rapat. 

Menurut warga setempat, Khudlori, Rahma merupakan anak pertama, anaknya ramah dan aktif. Orangtuanya  yang merupakan Ketua RT sudah berangkat beraktivitas sejak pagi hari. 

"Rahma Nuzula anaknya santun dan ramah, dia merupakan anak pertama. Tinggal disini bareng ayah dan ibu sambungnya serta adik-adiknya," terangnya. 

Selama menempuh pendidikan di Universitas Pekalongan (Unikal) semester 4 Jurusan Farmasi, Rahma dikenal aktif di organisasi kampus. Hal tersebut dibenarkan Dekan Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan (Unikal), Apt. Siska Rusmalina, M.Sc. 

Siska menjelaskan, pihak kampus sudah mengkonfirmasi informasi mengenai hilangnya mahasiswa tersebut kepada pihak keluarga. Kenyataannya disampaikan memang masih ada masalah internal keluarga. 

"Kami sudah konfirmasi kepada orang tua mahasiswa dan penjelasan dari orangtuanya memang masih ada masalah keluarga. Dampak pada mahasiswa ini juga sudah tidak mengikuti Ujian Akhir Semester di bulan Juli 2025 kemarin," terangnya. 

Di kesempatan yang sama, Kaprodi Farmasi, Desi menyatakan, pihak kampus telah melakukan upaya untuk mencari informasi mengenai keberadaan Rahma. Baik melalui media sosial yang bersangkutan, juga mencari informasi lewat teman - teman dekatnya. 

Hingga saat ini, setahu pihak kampus, kasus tersebut sepertinya belum dilaporkan ke pihak berwajib oleh keluarganya. "Kami dari pihak kampus sudah meminta keterangan dari keluarga. Selain itu juga menggali informasi dari teman-teman dekatnya di kampus," terangnya. (Tdy) 

Berita terkait

Wapres Gibran Buka Pesparawi Nasional XIV, Kontingen Kalteng Siap Bawa Pesan Damai dari Bumi Tambun Bungai

Wapres Gibran Buka Pesparawi Nasional XIV, Kontingen Kalteng Siap Bawa Pesan Damai dari Bumi Tambun Bungai

Manokwari-Spektroom: Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka secara resmi membuka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Sabtu (20/6/2026). Dalam sambutannya, Wapres menegaskan pentingnya menjaga persaudaraan dan perdamaian sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Menurutnya, pembangunan tidak hanya

Polin
Pemko Bukittinggi Resmikan Implementasi Layanan Darurat 112

Pemko Bukittinggi Resmikan Implementasi Layanan Darurat 112

Bukittinggi-Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika resmikan implementasi Layanan Darurat 112 Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung di Bukittinggi Command Center (BCC), Sabtu (20/6/2026). Transformasi digital merupakan salah satu agenda prioritas nasional yang terus didorong Pemerintah Pusat melalui penerapan SPBE guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif,

Wiza Andrita, Rafles