Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Dimakamkan Secara Militer di Tiga Daerah
Jakarta-Spektroom : Tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Lebanon dimakamkan secara militer pada Minggu pagi (5/4/2026) di tiga lokasi berbeda. Prosesi pemakaman berlangsung hampir bersamaan, sekitar pukul 09.00 WIB, dengan upacara militer yang khidmat.
Di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, jenazah Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar dimakamkan dengan Inspektur Upacara Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto. Upacara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pusat dan daerah.

Sementara itu, di Taman Makam Pahlawan Giri Dharmoloyo, Magelang, pemakaman Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan berlangsung dengan penuh penghormatan. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Wakil Panglima TNI Tandyo Budi R., dengan kehadiran sejumlah pejabat, termasuk Pangdam Udayana.

Adapun jenazah Kopda (Anumerta) Farizal Romadhon dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giri Peni, Kulon Progo. Upacara pemakaman dipimpin oleh Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI.
Sebelumnya, jenazah tiba di Bandara Adi Soemarmo pada Sabtu malam pukul 21.42 WIB dan disambut oleh Danrem 072/ Pamungkas serta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Ketiga jenazah sebelumnya disemayamkan di ruang VIP Bandara Soekarno-Hatta dan diterima secara kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menuju daerah asal masing-masing menggunakan pesawat menuju Yogyakarta dan Bandung.
Kopda (Anumerta) Farizal Romadhon dilaporkan gugur akibat serangan artileri di wilayah dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada Minggu, 29 Maret 2026. Sementara itu, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan dan Mayor (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar gugur akibat ledakan kendaraan di sekitar Bani Haiyyan pada Senin, 30 Maret 2026.
Upacara pemakaman yang digelar serentak tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian para prajurit yang gugur dalam misi perdamaian dunia.