913 Gempa Susulan Kecil Hingga Besar Pasca Gempa Utama Sulawesi Utara dan Maluku Utara

913 Gempa Susulan Kecil Hingga Besar Pasca Gempa Utama Sulawesi Utara dan Maluku Utara
Gempa susulan yang tercatat di BMKG (Foto:BMKG)

Ternate- Spektroom : Pasca Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara termasuk Kota Ternate  hingga Minggu (5/4/2026) masih terjadi gempa susulan.


BMKG mencatat sampai dengan Sabtu (4/4/2026) sudah terjadi 912 kali gempa susulan dan yang dirasakan 22 Kali. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate Gede Eriksana Yasa, melalui Koordinator Obeservasi Basri Kamaruddin mengatakan, BMKG terus melakukan  memantau kejadian gempa bumi yang terjadi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Masyarakat agar tetap tenang, pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG maupun BPBD.


Saat ini juga peluruhan atau penurunan frekuensi dan magnitudo gempa susulan seiring berjalannya waktu setelah gempa utama (mainshock) terjadi. Gempa susulan ini masih akan terjadi karena masih mencari posisi untuk kembali normal dan diprediksi ini terjadi dalam kurun waktu 3 minggu pasca gempa utama.


Masyarakat diimbau untuk memastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG) atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Berita terkait

Suaka Margasatwa Kerumutan Kabupaten Pelalawan Terbakar, BBKSDA Riau Perkuat Pengawasan Satwa Liar

Suaka Margasatwa Kerumutan Kabupaten Pelalawan Terbakar, BBKSDA Riau Perkuat Pengawasan Satwa Liar

Pekanbaru-Spektroom : Ancaman serius kembali melanda kelestarian keanekaragaman hayati di Riau. Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menggulung kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan kini kian mengkhawatirkan karena membakar salah satu kantong habitat vital bagi populasi harimau Sumatera yang tersisa. Peristiwa kebakaran yang melahap lahan gambut tersebut tercatat telah berlangsung selama lebih

Salman Nurmin, Rafles
Nidya Chandra: Hibah Rp19,1 Miliar untuk Gedung Parkir Kejati Kalbar Harus Terang-Benderang

Nidya Chandra: Hibah Rp19,1 Miliar untuk Gedung Parkir Kejati Kalbar Harus Terang-Benderang

Pontianak - Spektroom : Praktisi hukum Kalimantan Barat, Nidya Chandra, SH, menekankan pentingnya transparansi dan kepatutan dalam pembangunan gedung parkir di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat senilai sekitar Rp19,1 miliar. Nidya menilai persoalan tersebut tidak berhenti pada soal kebutuhan fasilitas maupun proses tender. Menurutnya, sumber pendanaan proyek yang berasal

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс