20 Hektare Lahan Gambut di Limbung Terbakar, Kapolda Kalbar Turun Langsung Padamkan Bara

20 Hektare Lahan Gambut di Limbung Terbakar, Kapolda Kalbar Turun Langsung Padamkan Bara
Kapolda Kalbar Irjen pol Albert Teddy Benhard Sianipar mengecek pelaksanaan penanganan Karhutla dilapangan. Foto : Bid Humas Polda Kalbar

Kubu Raya - Spektroom : Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) menghanguskan sekitar 20 hektare lahan gambut di Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Meski kobaran api di permukaan mulai mereda, ancaman kebakaran belum sepenuhnya berakhir. Sejumlah titik masih mengeluarkan asap tipis yang menandakan adanya bara di bawah lapisan gambut.


Kondisi tersebut mendapat perhatian langsung Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar. Selasa (25/8/2026) sore, Alberd turun ke lokasi untuk memimpin pengecekan sekaligus operasi penanggulangan Karhutla.

Kapolda terlibat aksi Penyemprotan karhutla dilapangan. Foto : Bid Humas Polda Kalbar.

Kapolda juga terlibat langsung dalam proses penyemprotan air ke area yang terbakar. Puluhan personel gabungan dikerahkan untuk menyisir lahan dan memastikan bara yang berada di dalam tanah dapat dipadamkan.


“Masih ditemukan titik-titik bara atau smoke spot di dalam gambut. Ini yang berbahaya karena bisa kembali memunculkan api jika tidak ditangani secara tuntas,” kata Alberd saat meninjau lokasi.


Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 20 hektare, menunjukkan besarnya dampak Karhutla di tengah kondisi cuaca panas dan minim hujan yang melanda Kalimantan Barat dalam beberapa pekan terakhir.
Kebakaran lahan gambut memiliki karakter khusus. Api dapat menjalar di bawah permukaan tanpa terlihat, kemudian muncul kembali di lokasi lain. Karena itu, pemadaman harus dilanjutkan dengan proses pendinginan hingga lapisan gambut benar-benar basah.


Petugas terlihat menyisir sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap. Selang air dibentangkan di antara semak-semak, sementara sebagian petugas melakukan pemeriksaan hingga ke dalam tanah untuk memastikan tidak ada bara tersisa.

Kapolda juga berdialog dengan masyarakat sekitar yang terdampak asap. Ia mengingatkan warga agar ikut berperan aktif dalam mencegah kebakaran, terutama dengan tidak membuka lahan menggunakan cara pembakaran.


Menurut Alberd, penanganan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Peran masyarakat sangat penting untuk mencegah munculnya titik api baru dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pembakaran lahan.


Hingga menjelang petang, proses pendinginan masih berlangsung. Asap tipis masih terlihat dari beberapa bagian lahan yang terbakar.
Dengan luas mencapai 20 hektare, kebakaran di Limbung menjadi peringatan bahwa ancaman Karhutla di lahan gambut masih serius. Satu bara yang tidak tertangani dapat kembali memicu api dan memperluas area terbakar.

Berita terkait

Nidya Chandra: Hibah Rp19,1 Miliar untuk Gedung Parkir Kejati Kalbar Harus Terang-Benderang

Nidya Chandra: Hibah Rp19,1 Miliar untuk Gedung Parkir Kejati Kalbar Harus Terang-Benderang

Pontianak - Spektroom : Praktisi hukum Kalimantan Barat, Nidya Chandra, SH, menekankan pentingnya transparansi dan kepatutan dalam pembangunan gedung parkir di lingkungan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat senilai sekitar Rp19,1 miliar. Nidya menilai persoalan tersebut tidak berhenti pada soal kebutuhan fasilitas maupun proses tender. Menurutnya, sumber pendanaan proyek yang berasal

Apolonius Welly, Buang Supeno
Gubernur Ansar Ajak HKS Tanjungpinang Teladani Kepemimpinan Rasulullah SAW.

Gubernur Ansar Ajak HKS Tanjungpinang Teladani Kepemimpinan Rasulullah SAW.

Tanjungpinang - Spektroom : Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mengajak keluarga besar Himpunan Keluarga Serasan (HKS) Tanjungpinang menjadikan keteladanan kepemimpinan Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut disampaikan Ansar saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar HKS Tanjungpinang di Gedung Dinas Sosial Kota

Desmawati, Buang Supeno