Tigaratusan PPPK di Universitas Negeri Makassar Dilantik

Tigaratusan PPPK di Universitas Negeri Makassar Dilantik
Foto : Humas UNM makassar

Spektroom - Sejumlah 343 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam lingkup Universitas Negeri Makassar, dilantik oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Ir. Togar M.Simatupang yang terhubung via zoom, berlangsung di Ballroom Teater Menara Pinisi UNM, Senin, (8/12/2025).

Sekjen Kemendiktisaintek, Prof. Togar menyampaikan agar PPPK yang telah dilantik menjadikan momentum ini sebagai awal untuk menunjukkan kompetensi, dan etos kerjanya.

Prof. Togar menyebut bahwa PPPK bukan pengawai kelas dua tetapi bagian integral dari aparatur negara, juga meminta agar segenap pegawai PPPK untuk menjaga integrasi kedisiplinan dan memberikan kontribusi nyata dalam UNM menuju institusi lebih modern, inklusi, dan lebih berprestasi.

“Berikan kontribusi nyata dalam unm menuju institusi lebih modern inklusi dan lebih berprestasi” ujarnya.

Secara luring, penyerahan SK PPPK diserahkan oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama, Prof. Syahruddin kepada 343 PPPK yang telah telah dilantik.

WR IV, Prof. Syahruddin menyampaikan ucapan selamat kepada segenap ASN yang dilantik. Menurutnya hal ini bukan sesuatu yang mudah, Ia juga sebut bahwa yang paling inti adalah integritas, kompetensi, serta dedikasi.

“Oleh karena itu saya ucapkan selamat kepada anda yang baru dilantik, yang paling inti adalah ada integritas kompetensi dan dedikasi,” ujarnya.

Selanjutnya, Prof. Syahruddin berpesan bahwa yang pertama sebelum bekerja adalah mengetahui visi perguruan tinggi, kemudian bekerja sesuai tugas dan fungsi yang mengarah ke visi kita.

“Yang pertama dari saya, sebelum bekerja kita harus tau apa k visi kita,” tuturnya saat memberi sambutan.

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti