Trending

Tim Halbar dan Halut Raih Kemenangan di Cabor Futsal Porprov V Maluku Utara

Tim Halbar dan Halut Raih Kemenangan di Cabor Futsal Porprov V Maluku Utara
Tim Futsal Kota Ternate saat berhadapan dengan Tim Halut Porprov V Maluku Utara di Tobelo (Foto:Humas KONI Malut)

Tobelo-Spektroom : Cabang Olahraga (Cabor) Futsal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara yang berlangsung di Bumi Hibua Lamo Kabupaten Halmahera Utara mulai di gelar, Jumat (5/6/2026).

Meskipun pembukaan Porprov V Maluku Utara baru akan dilakukan pada tanggal 8 Juni 2026 mendatang, namun cabor Futsal telah mengawali pertandingan. Pertandingan yang berlangsung di GOR Halmahera Utara itu diikuti 5 tim yaitu Halmahera Barat Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Kota Ternate dan tuan rumah Halmahera Utara.

Pada hari pertama 4 tim memulai pertandingan yaitu Tim Futsal Halmahera Tengah berhadapan dengan Tim Halmahera Barat (Halbar) berakhir dengan skor 1 - 3 bagi kemenangan Tim Futsal Halmahera Barat pada pertandingan pertama. Pada pertandingan kedua tim Futsal tuan rumah Halmahera Utara (Halut) berhadapan dengan tim Kota Ternate berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah Halmahera Utara dengan skor telak 6 - 0.

Sementara itu pada pertandingan Sabtu (6/6/2026) Tim Futsal Kota Ternate akan kembali turun berhadapan dengan Tim Halmahera Tengah pada pertandingan pertama pukul 13.00 WIT sedangkan pertandingan kedua pukul 15.00 WIT Tim Halmahera Selatan berhadapan dengan tim tuan rumah Halmahera Utara.

Untuk cabor Sepakbola Sabtu (6/6/2026) dilakukan koordinator meeting, sedangkan pertandingan dilaksanakan Minggu (7/6/2026) di Lapangan Sepakbola Pitu dan Togawa. Sedangkan tiga cabor lainnya yaitu Bola Holly, Whusu dan Muaythai juga akan mulai Bertanding pada tanggal 7 Juni 2026.

Berita terkait

Lazdai Miliki Peran Strategis Dalam Mendukung Upaya Pengentasan Kemiskinan & Perkuat Kepedulian Sosial

Lazdai Miliki Peran Strategis Dalam Mendukung Upaya Pengentasan Kemiskinan & Perkuat Kepedulian Sosial

Bandarlampung - Spektroom: Potensi zakat di Provinsi Lampung diperkirakan mencapai Rp1,8 triliun. Namun, realisasi penghimpunannya masih berada di kisaran 5 persen atau bahkan di bawah angka tersebut. Kondisi tersebut menunjukkan masih besarnya peluang untuk mengoptimalkan penghimpunan dan pengelolaan zakat melalui kerja sama berbagai pihak Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan LAZDAI

Anggoro AP