Tim SAR : Longsor di TPST Bantargebang Bekasi 4 Orang Meninggal Dunia
Jakarta-Spektroom : Proses evakuasi Tim SAR Gabungan di lokasi longsor gunungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, tidak berjalan mudah. Kondisi tanah yang becek dan berlumpur, menjadi kendala utama dalam upaya pencarian korban.
Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari menyatakan enam korban ditemukan pada Minggu (8/3/2026) malam. Korban terdata hingga pukul 20.15 WIB empat orang meninggal dunia, dua orang selamat.
"Sebelumnya sudah dievakuasi tiga jenazah. Korban baru yang ditemukan merupakan Irwan Suprihatin, seorang sopir truk" ujarnya
Longsoran gunungan sampah tersebut juga menimpa sejumlah kendaraan serta warung di sekitar lokasi.
Desiana menyatakan telah mengerahkan sejumlah personel unit Siaga SAR Bekasi dari BPBD Kota Bekasi dan BPBD Provinsi DKI Jakarta. Selain itu pihaknya juga telah mengerahkan alat berat eskavator untuk mencari korban lain yang kemungkinan masih tertimbun sampah.
Penyebab Longsor diduga akibat peningkatan intensitas hujan yang mengguyur kawasan TPST, membuat gunungan sampah setinggi 40-50 meter lebih menjadi tidak stabil.
Berdasarkan data sementara yang dirilis Tim SAR Jakarta, korban selamat yaitu Setiabudi dan Johan. Sedangkan, korban meninggal dunia Enda Widayanti dan Sumine pemiilik warung. Dedi Sutrisno dan Irwan Suprihatin pengemudi truk sampah.
Sebelum insiden ini, tercatat beberapa kali pergeseran sampah (longsoran kecil) terjadi sepanjang akhir tahun 2025 hingga awal 2026 akibat zona yang sudah melebihi kapasitas (overload).