Tingkatkan Layanan, PAM Bandarmasih Lakukan Rehab Jembatan Pipa di Kampung Melayu

Tingkatkan Layanan, PAM Bandarmasih Lakukan Rehab Jembatan Pipa di Kampung Melayu
Informasi PAM Bandarmasih yang melakukan rehabilitasi jembatan pipa distribusi primer diameter 200 mm.(Foto Humas PAM Bandarmasih Kota Banjarmasin)

Junaidi, Agung Yunianto

Banjarmasin-Spektroom : Dalam rangka meningkatkan pelayanan, PAM Bandarmasih melakukan rehabilitasi jembatan pipa distribusi primer diameter 200 mm, yang ada di jalan Kampung Melayu tepatnya didepan Toko Depo Gemilang, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Kegiatan tersebut membuat sebagian wilayah layanan kecamatan Banjarmasin Timur, meliputi kawasan Kelurahan Sungai Bilu, Kampung Melayu, dan Kampung Gadang. akan mengalami penurunan tekanan hingga mati total.

Supervisor Humas PT Air Minum Bandarmasih, Murjani mengatakan, untuk proses pekerjaan akan dikerjakan mulai Rabu (6/5/2026) sampai Kamis (7/5/2026).

“Pekerjaan akan dimulai pada pukul 22.00 Wita, sampai 02.00 Wita. Jadi perbaikan memakan waktu kurang lebih selama 4 jam,” ujar Murjani.

Terkait pemulihan distribusi air pada wilayah terdampak, Murjani menyebutkan, hal tersebut akan berlangsung secara bertahap setelah pekerjaan selesai.

"Bagi pelanggan yang memerlukan air bersih, bisa hubungi call center kami di 05113252541 atau whatsapp center di 0811515146," ujar Murjani.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

"Mohon maaf atas ketidak nyamanan ini, terimakasih atas pengertiannya, dan juga kita memohon doa dan dukungan agar pekerjaan bisa berjalan lancar," pungkasnya.*****

Berita terkait

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin: UMKM Terancam Jadi Penonton Jika Negara Terlambat Berbenah

Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin: UMKM Terancam Jadi Penonton Jika Negara Terlambat Berbenah

Makassar-Spektroom:Ketika pemerintah terus mengejar investasi dan pembangunan proyek-proyek besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi, ada satu sektor yang justru menentukan daya tahan ekonomi Indonesia namun kerap belum memperoleh perhatian yang sepadan: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Muslim Indonesia (UMI) sekaligus Asisten Direktur

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс