Tito Karnavian : "Kepala Daerah wajib Pahami Program Strategis Nasional"

Tito Karnavian : "Kepala Daerah wajib Pahami Program Strategis Nasional"
M.Tito Karnavian - Mendagri (Foto: Capture YouTube Kemendagri).

Spektroom : Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung dipimpin Asisten III Bidang Administrasi dan Umum M. Rasidi, S.H., M.H.. mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Secara Daring dari Ruang Kerja Assisten III, di Kantor Bupati setempat, Selasa (22/7/2025).

Foto: Diskominfo Tulang Bawang Barat

Rakor TPID yang dipimpin langsung Mentri Dalam Negri M. Tito Karnavian juga sebelum membahas tentang Inflasi didahului dengan pengarahan Mendagri seputar Program Strategis Nasional dan Proyek Strategis Nasional Presiden Prabowo Subianto.

Foto: Capture YouTube Kemendagri

Terungkap, salah satu tugas pokok Kepala Daerah adalah memimpin pelaksanaan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah,  berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD, Provinsi untuk Gubernur dan Kabupaten dan Kota untuk Bupati dan Walikota.

Oleh karenanya, sebagai Kepala Daerah wajib memahami Program Strategis Nasional dan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Menteri Dalam Negri M. Tito Karnavian mengatakan, Program Strategis Nasional (PSN) 2025 merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, yang bertujuan untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045, dimuat dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025

"PSN 2025 difokuskan pada tiga sasaran utama,  penurunan kemiskinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkelanjutan" ujar Mendagri pada Rapat Kordinasi Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) secara virtual dari Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat.

audio-thumbnail
BPS INSERT
0:00
/56.63

Sementara diforum yang sama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) saat ini adalah Amalia Adininggar Widyasanti dalam paparannya menyebutkan data  Indeks Perkembangan Harga di 36 Provinsi mengalami kenaikan,  sementara ada satu provinsi yang mengalami penurunan, jika dibandingkan bulan sebelumnya.

Amalia Adininggar Widyasanti - Kepala BPS (Foto: Capture YouTube Kemendagri)

"Yang mengalami penurunan adalah Banten sementara Papua Pegunungan relatif stabil." Jelas Amalia Adininggar.


Sedangkan daerah yang mengalami perubahan IPH tertinggi, adalah DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Gorontalo dan Bali. Dimana  Komoditas penyumbang IPH tertinggi di lima provinsi tersebut adalah cabai rawit,  beras dan bawang merah.

"Kabupaten kota yang mengalami perubahan IPH paling tinggi adalah Kabupaten Kupang naik 5,86%,  Tomohon 4,42%, Kabupaten Halmahera Utara 3,77%, Musi Banyuasin 3,73%, Bolaangmongondow Utara 3,54%" rinciannya.(@Ng).

Berita terkait

Kejari Kuansing Tegaskan Pendampingan Hukum Proyek Astaka MTQ Bukan Untuk Melindungi Kontraktor

Kejari Kuansing Tegaskan Pendampingan Hukum Proyek Astaka MTQ Bukan Untuk Melindungi Kontraktor

Teluk Kuantan-Spektroom : Kejaksaan Negeri (Kejari) Kuantan Singingi menegaskan bahwa pembangunan Astaka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang saat ini tengah berlangsung masih berada dalam masa pelaksanaan kontrak dan belum melewati batas waktu yang telah ditetapkan. Proyek tersebut memiliki masa kontrak terhitung sejak 31 Maret hingga 27 Agustus 2026, sehingga seluruh proses

Salman Nurmin, Rafles
Sejuk Asri,Wakil Wali Kota Sawahlunto bersama Kapolda Sumbar Tanam 200 Pohon di Lahan Bekas Tambang, Dorong Percepatan Reklamasi

Sejuk Asri,Wakil Wali Kota Sawahlunto bersama Kapolda Sumbar Tanam 200 Pohon di Lahan Bekas Tambang, Dorong Percepatan Reklamasi

Sawahlunto–Spektroom : Upaya pemulihan lingkungan di kawasan bekas pertambangan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bersama Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah melaksanakan penanaman pohon dalam program Polda Sumbar "Sejuk Asri" di lahan bekas tambang PT Guguak Tinggi Coal (GTC)

Riswan Idris, Rafles