TNI-AL Targetkan 300 Kantong Darah dari Pendonor yang Disiapkan untuk Menambah Cadangan PMI Tanjungpinang

TNI-AL Targetkan 300 Kantong Darah dari Pendonor yang Disiapkan untuk Menambah Cadangan PMI Tanjungpinang
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah ikut donor darah HUT ke-70 pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspeneral) di Hanggar Lanudal Tanjungpinang. (Foto: Desmawati/Spektroom)

Tanjungpinang-Spektroom : Sempena memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Pusat Penerbangan TNI Angkatan Laut (Puspeneral) digelar Bakti Sosial Donor Darah secara serentak di seluruh  Indonesia, Rabu (3/6/2026).

Khusus di Tanjungpinang Bakti Sosial Donor Darah dihadiri Walikota Tanjungpinang  Lis Darmansyah di Hanggar Lanudal Tanjungpinang, yang bertemakan "Tidak Perlu Kekuatan Super untuk menyelamatkan Nyawa, Cukup Donorkan Darahmu".

Pada kesempatan tersebut Lis mengapresiasi kepada Lanud Tanjungpinang dan jajaran Puspenerbal yang telah menginisiasi kegiatan kemanusiaan tersebut. Karena kegiatan sosial donor darah merupakan aksi sederhana yang memberikan manfaat besar bagi sesama.

“Kegiatan sepertini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan darah, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujar Wako.

Wako menilai keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan sosial menunjukkan tingginya kesadaran bersama untuk membantu sesama yang membutuhkan. Dikatakannya, kepedulian sosial harus terus di pupuk melalui berbagai kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan bagi orang lain. Dengan semangat berbagi dan membantu sesama seperti ini perlu terus kita jaga dan tingkatkan,” katanya.

Lis berharap momentum peringatan HUT Ke-70 Puspenerbal dapat semakin mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan. Dengan kebersamaan dan kepedulian kita dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi sesama,” ujar Wako mengakhiri.

Usai melakukan donor darah Wako Meninjau Hanggar Lanudal Tanjungpinang. (Foto: Desmawati/Spektroom)

Sementara Komandan Wing Udara I Tanjungpinang Kolonel Laut (p) Dani Wudjanarka menjelaskan pihaknya telah menyiapkan 400 calon pendonor untuk memenuhi target kantong darah yang akan disalurkan melalui PMI.

“Kami siapkan 400 orang pendonor,karena ada proses pemeriksaan kesehatan tentu tidak semuanya bisa mendonor. Namun Target 300 pendonor tetap kami upayakan tercapai,” ujar Komandan Dani.

Menurut Dani, darah yang terkumpul akan dikelola PMI untuk memenuhi kebutuh transfusi darah di wilayah Tanjungpinang dan sekitarnya. Kegiatan donor darah dilaksanakan secara serentak di seluruh satuan jajaran Puspennerbal sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-70.

“Melalui kegiata ini kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan darah sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk ikut mendonorkan darahnya,” kata Dani.

Berita terkait

Menteri PU: Sekolah Rakyat Dibangun Berstandar Internasional Bagi Keluarga Prasejahtera

Menteri PU: Sekolah Rakyat Dibangun Berstandar Internasional Bagi Keluarga Prasejahtera

Banyuwangi -  Spektroom - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Jawa Timur 4 yang berada di Kecamatan Blambangan, Kabupaten Banyuwangi, Senin (15/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat yang menjadi bagian dari program strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menyediakan

Nurana Diah Dhayanti
Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Anak Anak Panti Asuhan Di Solo, Khawatir Tidak Diterima Di Sekolah Negri Melalui Jalur Afirmasi Pada SPMB 2026

Solo - Spektroom : Sejumlah pengelola panti asuhan di Kota Surakarta mengeluhkan kendala administrasi dalam mendaftarkan anak asuh nya melalui jalur afirmasi SPMB 2026. Keluhan ini mencuat seiring adanya persyaratan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) Kota Surakarta serta teknis pendaftaran yang dinilai membingungkan. Salah satunya yang dirasakan Panti Asuhan Rumah Berkah dimana

Murni Handayani