TNI-Polri HST Amankan Arus Balik Jamaah 5 Rajab Bertepatan Libur Akhir Tahun

TNI-Polri HST Amankan Arus Balik Jamaah 5 Rajab Bertepatan Libur Akhir Tahun
Posko Personil Gabungan memantau arus balik Momen 5 Rajab.(Foto Kodim 2002 HST-Kalsel)

Junaidi, Agung Yunianto

Posko Personil Gabungan memantau arus balik Momen 5 Rajab.(Foto Kodim 2002 HST-Kalsel)

Spektroom – Personel Gabungan TNI-Polri bersama Instansi Terkait di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel , melaksanakan pengamanan dan pemantauan arus balik Jamaah Pengajian 5 Rajab di sejumlah titik yang tersebar. Kegiatan ini berlangsung Senin (29/12/2025).

Arus balik Para Jamaah 5 Rajab kali ini bertepatan dengan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sehingga volume kendaraan meningkat signifikan.

Untuk mengantisipasi kemacetan serta memastikan kelancaran perjalanan, personel dari Kodim 1002/HST, Polres HST, Dishub, Satpol PP, BPBD, serta Relawan dikerahkan ke beberapa titik rawan padat arus lalu lintasnya.

Dandim 1002/HST Letkol Inf Ardiansyah Okta Putra Siregar menyampaikan, kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk sinergi TNI bersama Polri dan Pemerintah daerah dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus balik Masyarakat.

"Kami menurunkan Personel di titik-titik yang berpotensi terjadi peningkatan arus kendaraan. Tujuannya untuk membantu menjaga kelancaran lalu lintas, agar Para Jamaah dapat kembali ke tempat masing-masing dengan aman dan nyaman," ujar Dandim.

Selain penempatan Personel, Petugas Lapangan juga memberikan imbauan kepada Pengendara agar selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan memastikan kondisi kendaraan layak sebelum melanjutkan perjalanan.

Dengan adanya pengamanan terpadu ini, arus balik Jamaah 5 Rajab di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah terpantau aman, tertib, dan kondusif.***

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru