Tradisi "Metik" Awali Panen Padi di Ponorogo

Tradisi "Metik" Awali Panen Padi di Ponorogo
Plt. Bupati Ponorogo, Lisdyarita dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur, Heru Suseno memotong rumpun tanaman padi menandai panen raya .(ft Kominfo)

Madiun-Spektroom : Sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian Ponorogo. Dan para petani mampu memadukan kearifan lokal dan kemajuan teknologi. Kearifan lokal yang dimaksud adalah tradisi Metik untuk mengawali masa panen, sebagaimana dilakukan para petani di desa Glinggang Kecamatan Sampung yang dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Ponorogo Lisdyarita (30/4/2026).

Selama satu dekade terakhir, petani di Glinggang selalu menggelar tradisi Metik untuk mensyukuri hasil pertanian yang melimpah.

“Metik tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga representasi kegigihan para petani dalam menjaga ketahanan pangan. Para petani bekerja keras dengan mencurahkan tenaga, waktu, dan kesabaran dalam mengolah lahan pertanian,” kata Plt. Bupati Ponorogo.

Dengan produksi padi sebanyak 436,30 ribu ton gabah kering giling (GKG) pada 2025 lalu dari lahan sawah yang tertanami seluas 74,20 ribu hektare. “Ponorogo merupakan salah satu lumbung padi di Jawa Timur dengan produktivitas panen tinggi,” kata Lisdyarita.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Heru Suseno yang ikut menyaksikan panen raya di Glinggang mengakui bahwa Ponorogo memiliki peran strategis dalam menyokong produksi padi skala provinsi. Dia menyebut Jawa Timur sejak Januari 2026 mencapai swasembada pangan, bahkan surplus beras.

“Jawa Timur sudah surplus sehingga beberapa ton bisa untuk ekspor. Jika melihat data lima tahun terakhir, tahun 2025 merupakan produksi tertinggi. Ponorogo termasuk 10 besar kabupaten penghasil padi di Jatim,” jelasnya.

Heru menekankan pentingnya menjaga tren positif tersebut melalui konsistensi inovasi dan peningkatan kualitas olah pertanian. Diharapkan, Ponorogo mampu mempertahankan capaian itu agar tetap menjadi daerah lumbung pangan.

Berita terkait

Program Polisi Mengajar" Pelajar SMA Kristen Saumlaki Dibekali Literasi Hukum dan Pencegahan Bullying

Program Polisi Mengajar" Pelajar SMA Kristen Saumlaki Dibekali Literasi Hukum dan Pencegahan Bullying

Saumlaki-Spektroom : Program unggulan Kapolda Maluku bertajuk “Polisi Mengajar” terus diperluas hingga wilayah kepulauan terluar. Kali ini, jajaran Polres Kepulauan Tanimbar menyasar pelajar di SMA Kristen Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (20/5/2026), guna memperkuat kesadaran hukum, membangun karakter generasi muda, serta mencegah kenakalan remaja dan tindak kriminal di lingkungan

Eva Moenandar, Rafles
Rembuk Otonomi Daerah, Bupati Gowa Dorong Harmonisasi Kebijakan, Infrastruktur Hingga Isu Strategis Daerah

Rembuk Otonomi Daerah, Bupati Gowa Dorong Harmonisasi Kebijakan, Infrastruktur Hingga Isu Strategis Daerah

Gowa-Spektroom : Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang mengikuti Rembuk dan Bincang-Bincang Otonomi Daerah Antar Kepala Daerah dan Kementerian Dalam Negeri (REBOAN) secara virtual di Peace Room Kantor Bupati Gowa, Rabu (20/5/2026). Dalam rembuk yang diikuti sejumlah kepala daerah tersebut, Bupati Gowa menyampaikan berbagai kondisi dan persoalan strategis yang dihadapi

Nur Jalil Sultan, Rafles