Trik Tarik Perhatian Pembeli Kacamata Dengan Maksimalkan Pelayanan

Trik Tarik Perhatian Pembeli Kacamata Dengan Maksimalkan Pelayanan

SPEKTROOM ID - Ditengah persaingan penjualan Kacamata di Banjarmasin, ada upaya yang menarik perhatian dari gaya promosi yang dilakukan.


Arif, Karyawan Senior dari Optik B Riski menegaskan, untuk ini Pihaknya memaksimalkan pelayanan dan after sales, sehingga dengan trik ini optimis dapat bersaing dengan Optik lainnya.

Bukan itu saja yang menjadi unggulan penjualan yang dilakukan Arif bersama Timnya. Di depan optik itu sudah ada informasi tertulis : Promo Beli Kacamata 100 ribu rupiah. Maksud promo ini jelas Arif membeli frame kacamata dari senilai 100 ribu rupiah, sudah dapat lengkap seperti lensa, box kacamata, lap dan cairan pembersih.

"Ukuran sampai dengan minus 5 dan plus 3 dan silindernya sampai minus dua. Diluar ukuran itu kena harga normal," ujar Arif menjelaskan, saat dikunjungi di optiknya, Senin (30/6/2025) Siang.

Untuk mengetahui itu, Pihaknya melakukan komputer cek dan baru cek manual. Karena penentunya di manual. Agar diketahui sampai senyaman apa orang memakai ukuran kacamata.
Untuk cek mata pakai komputer dan manual, kata Arif, gratis tanpa syarat.

Arif menegaskan, setelah melakukan pembelian, banyak keuntungan yang didapatkan Masyarakat. Keuntungan ini tegas Arif, berlaku seumur hidup. Semisal, bila lap kacamata kotor atau cairan kaca pembersih habis, bisa minta di optiknya, tidak usah membawa nota. Diberikan cuma-cuma. Dan berlaku di semua cabang optiknya.

"Ini termasuk jika beli di Banjarmasin dan minta cairan maupun lap kacamata di Pulau Jawa, tetap dilayani. Walaupun pembelian kacamata termurah sekalipun," ucap Arif.

Sementara itu, untuk lensa progresif yang bagian atas lensa untuk jalan atau jauh dan bagian bawah lensa untuk baca, optiknya menawarkan harga mulai dari harga 300 ribu rupiah.

Menyinggung layanan untuk BPJS Kesehatan, kata Arif, belum bisa melayani karena ada batasannya. Sedangkan untuk upgrade lensa yang termurah saja seharga 200 ribu rupiah. Sehingga pelayanan tidak maksimal. Tapi untuk klaim ke Perusahaan atau untuk asuransi, dapat dibantu dengan surat dan stempel basah.(AgY/JN)

Berita terkait

Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Gratis Polda Kalteng, Hari Bhayangkara ke-80 Diwarnai Aksi Sosial Nyata

Ribuan Warga Serbu Bakti Kesehatan Gratis Polda Kalteng, Hari Bhayangkara ke-80 Diwarnai Aksi Sosial Nyata

Palangka Raya-Spektroom: Ribuan warga dari berbagai wilayah di Kalimantan Tengah memadati Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalimantan Tengah, Selasa (23/6/2026), untuk mendapatkan layanan kesehatan gratis yang diselenggarakan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80. Sebelum kegiatan bakti kesehatan dimulai, berbagai elemen masyarakat mulai dari mahasiswa, organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga paguyuban mengikuti

Polin, Buang Supeno
Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Demo Buruh TKBM Batal, KSOP Banjarmasin Tegaskan Wajib Amprah untuk STS Transfer

Banjarmasin–Spektroom :  Rencana aksi demonstrasi yang akan digelar Serikat Buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Samudera Nusantara di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin, Selasa (23/6/2026), akhirnya dibatalkan. Keputusan itu diambil setelah KSOP memastikan akan menjalankan ketentuan yang tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Perhubungan Laut

Junaidi, Buang Supeno
Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Sekda Bogor Turun ke Sekolah, Kampanyekan Anti-Narkoba dan Serap Aspirasi Lewat Program “KAMI MENDENGAR”

Bogor-Spektroom: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, turun langsung ke SDN Cantang Jaya, Kecamatan Sukaraja, Selasa (23/6/2026), melalui Program “KAMI MENDENGAR”. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat edukasi pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini sekaligus menyerap aspirasi warga sekolah secara langsung. Dalam amanatnya saat upacara bendera, Ajat

Asmari, Buang Supeno
Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Pencurian Fasum di Kepri Kian Mengkhawatirkan, Polda Ungkap 15 Kasus dan 30 Tersangka dalam Enam Bulan

Batam- Spektroom : Maraknya pencurian kabel dan perusakan fasilitas umum (fasum) di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Kejahatan yang menyasar aset publik tersebut dinilai tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengganggu pelayanan masyarakat serta berpotensi menghambat iklim investasi di daerah. Berdasarkan data Polda Kepri hingga Juni

Desmawati, Buang Supeno