UIN Maliki Malang Jadikan OPTIMIS sebagai Ruang Kolaborasi Akademik yang Produktif
Malang-Spektroom: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat budaya akademik yang sehat dan produktif melalui Program OPTIMIS (Obrolan Penelitian Tiap Kamis), yang digelar secara hybrid melalui Zoom Meeting dan Ruang Sidang, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaboratif bagi mahasiswa, dosen, dan akademisi untuk berdiskusi serta bertukar gagasan berbasis penelitian dan pengalaman praktis dalam dunia pendidikan tinggi.
Pada pelaksanaan kali ini, forum menghadirkan Dr. Muallifah sebagai pemateri dengan tema “Positive Climate: Strategi Lingkungan Sehat dan Positif dalam Mendukung Kualitas Engagement Lebih Produktif.”
Peserta kegiatan terdiri dari mahasiswa S1, mahasiswa Magister Psikologi, dosen, hingga akademisi dari berbagai disiplin ilmu. Program OPTIMIS sendiri merupakan forum diskusi akademik rutin yang diselenggarakan setiap bulan sebagai upaya memperkuat atmosfer akademik yang terbuka, reflektif, dan produktif.
Dalam pemaparannya, Dr. Muallifah menjelaskan bahwa iklim kampus yang positif memiliki pengaruh besar terhadap kualitas keterlibatan mahasiswa, baik dalam aktivitas akademik maupun non-akademik.
Lingkungan yang sehat dan suportif dinilai mampu menciptakan kenyamanan belajar, membangun relasi sosial yang baik, serta meningkatkan produktivitas mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri.
“Student engagement bukan hanya tentang kehadiran mahasiswa di kelas, tetapi bagaimana mahasiswa merasa nyaman, dihargai, memiliki keterikatan dengan kampus, dan terdorong untuk berkembang secara akademik maupun personal,” ujar Dr. Muallifah.
Ia menambahkan, keterlibatan mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari kualitas lingkungan kampus yang dibangun oleh seluruh civitas akademika.
“Positive campus climate harus dibangun melalui komunikasi yang sehat, relasi yang suportif, pembelajaran yang ramah, serta budaya akademik yang menghargai mahasiswa sebagai individu yang sedang bertumbuh,” jelasnya.
Dalam materi yang dipaparkan, Dr. Muallifah menyoroti sejumlah aspek penting pembentuk positive campus climate, di antaranya rasa aman di lingkungan kampus, hubungan interpersonal yang sehat antara dosen dan mahasiswa, proses pembelajaran yang suportif, serta lingkungan institusi yang mampu menumbuhkan kenyamanan dan keterikatan akademik.
Selain perspektif psikologi pendidikan, kegiatan ini juga membahas nilai-nilai interpersonal dan karakter dalam proses pembelajaran dari perspektif Islam, khususnya pentingnya sikap saling menghormati, komunikasi yang baik, dan hubungan edukatif yang sehat antara pendidik dan peserta didik.
Forum berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari berbagai jenjang pendidikan. Melalui OPTIMIS, UIN Maliki Malang diharapkan mampu terus menghadirkan ruang kolaborasi akademik yang sehat, inovatif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi.