UIN Maliki Malang Perluas Kemitraan Filantropi, Gandeng YBM BRILiaN Dukung Beasiswa dan Karier Mahasiswa
Malang-Spektroom: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) terus memperluas kemitraan filantropi untuk mendukung pengembangan pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara UIN Maliki Malang dengan YBM BRILiaN yang berlangsung pada Kamis, (5 /3/ 2026).
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga filantropi guna menghadirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi mahasiswa, khususnya dalam bidang beasiswa, pengembangan karier, serta dukungan terhadap kegiatan akademik.
Penandatanganan MoU dari pihak UIN Maliki Malang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Kelembagaan, M. Abdul Hamid. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor serta para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan di lingkungan UIN Maliki Malang sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung implementasi program kerja sama yang berkelanjutan.
Sementara itu, dari pihak YBM BRILiaN hadir perwakilan tim YBM BRILiaN SBO Malang, yakni Mayang Diantami selaku Ketua YBM BRILiaN SBO Malang, Ramadhani sebagai Supervisor, Bagus Brata Kirana sebagai Liaison Officer (LO), serta Lutfi Maulida Rohmah sebagai Fasilitator Pendidikan.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.
Ruang lingkup kerja sama mencakup pemberian program beasiswa bagi mahasiswa, penyediaan peluang lapangan kerja di sektor perbankan, serta dukungan bantuan finansial untuk menunjang berbagai kegiatan akademik di lingkungan kampus.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Abdul Hamid menegaskan bahwa kemitraan dengan YBM BRILiaN merupakan bagian dari komitmen UIN Maliki Malang dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, kolaborasi ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, tidak hanya dalam bentuk bantuan pendidikan, tetapi juga membuka peluang pengembangan karier di dunia profesional.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus peluang untuk mengembangkan potensi diri, terutama dalam menghadapi dunia kerja,” ujar Prof. Abdul Hamid.
Ia juga menambahkan bahwa perguruan tinggi perlu terus membangun sinergi dengan berbagai pihak agar program pendidikan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Dengan terjalinnya kemitraan ini, UIN Maliki Malang berharap berbagai program yang dirancang dapat berjalan secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi civitas akademika.
Sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga filantropi seperti YBM BRILiaN diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemberdayaan generasi muda.