UIN Raden Fattah Palembang Mewisuda 1.055 Sarjana

UIN Raden Fattah Palembang Mewisuda 1.055 Sarjana
Prof. DR. Muhammad Adil, M.A - Rektor UIN Raden Fattah Palembang (Foto Capture YouTube RAFA TV Official).

Palembang - Spektroom: Berdasar Surat Keputusan Rektor Universitas Islam Negeri Raden Fattah Palembang Nomor 732/ 2026 Tentang Penetapan Sarjana Baru Dan Sarjana Berprestasi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fattah Palembang, mewisuda 1.055 Orang Sarjana pada Wisuda Ke-96 Periode April 2026, Sabtu (18/4/2026) di Kampus UIN Raden Fattah Palembang.

Dalam sambutannya Rektor UIN Raden Fattah Palembang Prof. DR. Muhammad Adil, M.A menyampaikan melalui tema wisuda "Membangun Spiritualitas, Integritas, dan Mentalitas Bangsa" diharapkan bukan hanya sebuah rangkaian kata yang indah namun lebih sebagai refleksi UIN Raden Fattah Palembang dalam mencetak generasi masa depan.

"Tema ini kita harapkan bukan hanya sekedar rangkaian kata yang indah, melainkan sebuah refleksi mendalam atas perang strategis perguruan tinggi dalam membentuk generasi masa depan" jelas Rektor.

audio-thumbnail
Voice Rektor UIN RF
0:00
/159.60675

Perguruan tinggi, terus Muhammad Adil, tidak hanya berfungsi sebagai pusat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter, nilai, dan peradaban.

Dalam konteks kebangsaan, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab yang besar untuk melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam nilai-nilai moral berkepercayaan matang, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.

"Tema ini juga menjadi pengingat bagi kita, bahwa tantangan bangsa ke depan tidak hanya berkaitan dengan kemajuan teknologi dan ekonomi saja, tetapi juga menyangkut krisis nilai, degradasi moral, dan lemahnya karakter bangsa" tandasnya lagi.

Oleh karena itu, Rektor Muhammad Adil mengingatkan, pembangunan manusia Indonesia harus dinilai dari penguatan spiritualitas, peneguhan integritas, dan pembentukan mentalitas yang tangguh.

Dari tema wisuda kali ini Rektor juga menyampaikan beberapa pilar Spritualitas penting yang harus dimiliki oleh setiap lulusan perguruan tinggi, khususnya alumni UIN Raden Patah Palembang yang hari ini di Wisuda.

Spiritualitas sebagai fondasi kehidupan. Sebagai institusi pendidikan Islam, kita menempatkan spiritualitas sebagai landasan utama dalam seluruh proses pendidikan yang kita selenggarakan.

Disamping itu spiritualitas tidak hanya dipahami sebagai pelaksanaan ritual keagamaan semata, seperti ibadah formal yang bersifat seremonial, tetapi lebih dari itu dia merupakan kesadaran batin yang mendalam, akan kehadiran Allah SWT dalam setiap dimensi kehidupannya.

"Spiritualitas menjadi sumber nilai yang membimbing cara berpikir, membentuk sikap, serta mengarahkan perilaku manusia, baik dalam kehidupan pribadi, kehidupan sosial, maupun dalam menjalankan tanggung jawab profesional" ujar Muhammad Adil menutup sambutannya.

Sekedar informasi disamping mewisuda 1.055 Sarjana pada Wisuda Ke-96 Periode April 2026, tersebut UIN Raden Fattah Palembang juga memberikan penghargaan kepada 2 Orang Sarjana Berprestasi Program Doktor atas nama Nama Zafira Sharafina dari Program Sarjana Pendidikan Agama Islam Dengan Indeks Prestasi Kumulatif 4,00 dan Sarjana Berprestasi Program Magister Nama Riza Kurnia Program Studi Program Sarjana Manajemen Pendidikan Islam 4,00 (@Ng).

Berita terkait

Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

Teluk Kuantan-Spektroom : Bupati Kuantan Singingi, Dr. H. Suhardiman Amby, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H. Zulmansyah Sekedang, pada Jumat malam. Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan Bupati pada Sabtu (18/4/2026) melalui sambungan telepon atas nama Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan seluruh jajaran, ia menyatakan

Salman Nurmin, Rafles
KemenPPPA Tempatkan NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

KemenPPPA Tempatkan NTB Jadi Percontohan Ruang Bersama Indonesia

Mataram-Spektroom : Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat sinergi lintas sektor dalam perlindungan perempuan dan anak melalui peluncuran inisiatif Ruang Bersama Indonesia. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan program ini merupakan gerakan kolaboratif dari tingkat pusat hingga desa yang

Marsam Putrangga, Julianto