UMP Purwokerto Raih Rekor MURI, Tanam 5.000 Pohon Sukun
Purwokerto—Spektroom: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali mencatat prestasi. Kampus tersebut menerima piagam rekor dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) setelah berhasil melakukan penanaman 5.000 pohon sukun (Artocarpus altilis) di lingkungan kampus.
Piagam rekor MURI diserahkan perwakilan MURI kepada Rektor UMP Purwokerto, Prof. Dr. Jebul Suroso, S.Kp., Ns., M.Kep., Selasa (1/9/2026).
Penyerahan rekor Muri berlangsung di kampus UMP Purwokerto dan disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Mengko pangan Zulkifli Hasan ikut serta menanam pohon sukun dikomplek menara UMP Purwokerto di Sokaraja. (Vidio : Bian Pamungkas).
Rekor tersebut diberikan atas aksi yang dilakukan mahasiswa baru tahun ajaran 2026/2927, dengan menanam 5.000 pohon sukun yang dilakukan secara serentak oleh sivitas akademika UMP. Kegiatan melibatkan mahasiswa baru, mahasiswa tingkat atas, tenaga pengajar, serta karyawan dan staf administrasi.
"Penanaman ribuan pohon sukun itu tidak sekadar mengejar rekor. UMP Purwokerto, menjadikannya bagian dari upaya menciptakan lingkungan kampus yang lebih hijau dan sejuk." Ujar rektor UMP Purwokerto.Prof. Dr. Jebul Suroso,
Pohon sukun dipilih karena relatif mudah dalam perawatan. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, buah sukun juga memiliki nilai ekonomi sehingga diharapkan dapat menjadi bagian dari pengembangan tanaman produktif di lingkungan kampus.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia melakukan penanaman pohon sukun di kawasan Menara Kampus UMP Sokaraja.
Momen tersebut sekaligus menjadi penanda penanaman pohon sukun ke-5.000 yang kemudian disaksikan langsung oleh perwakilan MURI. Sejumlah anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Bagi UMP, pencatatan rekor MURI ini menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan di tengah aktivitas pendidikan.
"Keterlibatan ribuan sivitas akademika menunjukkan bahwa penghijauan kampus dapat dilakukan secara bersama-sama, sekaligus memberikan manfaat jangka panjang." Ujar mengko Pangan Zulkifli Hasan.
Dengan penanaman 5.000 pohon sukun tersebut, lingkungan kampus diharapkan tidak hanya menjadi ruang belajar bagi mahasiswa, tetapi juga kawasan hijau yang produktif dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitarnya.