Universitas Jember Kampus Kota Pasuruan Mantapkan Vokasi Keperawatan Unggulan
Jember-Spektroom : Universitas Jember (UNEJ) Kampus Kota Pasuruan terus memperkuat perannya sebagai pendidikan vokasi keperawatan unggulan. Penguatan tersebut terlihat dari dominasi praktik dalam pembelajaran yang mencapai 60 persen, dukungan fasilitas laboratorium terstandar, hingga penyediaan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan aktif dalam organisasi himpunan mahasiswa program studi.
Koordinator Program Studi D3 Keperawatan UNEJ Kampus Kota Pasuruan, Ns. Mukhammad Toha, S.Kep., M.Kep., menjelaskan bahwa minat calon mahasiswa terhadap FKep Pasuruan terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terbukti pada jalur SNBP 2026, di mana tercatat sebanyak 297 peminat memperebutkan daya tampung yang tersedia. Program D3 Keperawatan dapat dipilih melalui jalur SNBP, SNBT, dan mandiri, dengan kuota yang juga mengalami peningkatan.

“Tahun sebelumnya tersedia 126 kursi, dan kini meningkat menjadi kurang lebih 160 kursi. Dari lebih 700 pendaftar pada pilihan satu dan dua, terlihat bahwa minat calon mahasiswa semakin tinggi,” jelasnya, tertera pada laman Unej, Kamis (26/3/2026).
Dalam mendukung pembelajaran vokasi, Prodi D3 Keperawatan menitikberatkan pada praktik yang mencapai sekitar 60 persen dari total proses pembelajaran. Fasilitas laboratorium OSCE terstandar internasional di Kampus Tegalboto serta laboratorium OSCE di Kampus Pasuruan menjadi penunjang utama ujian dan praktikum mahasiswa. Seluruh departemen keperawatan, mulai dari gawat darurat, maternitas, anak, jiwa, hingga komunitas, telah dilengkapi fasilitas pembelajaran yang memadai.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa UNEJ Kampus Kota Pasuruan memiliki penciri khusus berupa pengembangan agronursing berbasis keperawatan komplementer. Karakter Pasuruan sebagai kota santri juga membentuk iklim akademik yang menjunjung nilai religiusitas, akhlakul karimah, serta toleransi dalam keberagaman.

Dari sisi dukungan finansial, UNEJ Kampus Kota Pasuruan menyediakan bantuan pendidikan berupa beasiswa universitas, termasuk bantuan UKT bagi mahasiswa berprestasi dan aktif dalam himpunan mahasiswa program studi. Ke depan, pihak prodi akan berupaya untuk memperluas sumber beasiswa, baik dari internal maupun mitra eksternal.
Dukungan-dukungan tersebut juga turut dirasakan oleh mahasiswa. Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Keperawatan, Faqi Fara Amlati, menyampaikan bahwa keunggulan UNEJ Kampus Kota Pasuruan terletak pada kelengkapan fasilitas dan kualitas dosen.
“Banyak alumni yang bekerja di rumah sakit besar, sehingga peluang kerja setelah lulus relatif lebih terbuka. Selain itu, dosen-dosennya interaktif dan aktif membagikan materi kepada mahasiswa,” ungkapnya.

Faqi mengakui bahwa praktik langsung ke pasien menjadi tantangan tersendiri bagi mahasiswa. Namun, menurutnya, proses tersebut justru membentuk kesiapan mental dan profesional sebelum terjun ke dunia kerja. Ia juga menilai lingkungan Pasuruan cukup ramah bagi mahasiswa perantau karena biaya hidup yang relatif terjangkau dan murah dibanding kota lain. (Yul/dil/ajf)