Universitas Terbuka Berperan Sangat Strategis Dalam Perluas Akses Pendidikan Tinggi
Bandarlampung - Spektroom: Wisuda adalah awal untuk memasuki ruang pengabdian yang lebih luas, gelar akademik yang peroleh harus menjadi bekal untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia kerja, dunia usaha, pemerintahan serta Pembangunan Daerah.
Hal itu disampaikan Asisten Bidang Adminstrasi Umum Sekretariat Daerah provinsi Lampung Sulpakar, pada Wisuda Daerah Universitas Terbuka (UT) Bandar Lampung Masa Yudisium 2025 Genap, di Wisma Krakatau Bandarlampung, Rabu (9/9/2026).
"Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Universitas Terbuka bandar Lampung khususnya kepada seluruh jajaran pimpinan para dosen tenaga kependidikan serta seluruh civitas akademika yang selama ini telah berkomitmen memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas" ujar Sulpakar membacakan sambutan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal.
Universitas terbuka memiliki peran yang sangat strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi melalui sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel dan terbuka.
Menurut Gubernur, Universitas Terbuka telah memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat dari berbagai latar belakang untuk tetap dapat menempuh pendidikan, meningkatkan kompetensi dan mengembangkan kapasitas diri tanpa terbatas oleh ruang dan waktu.
"Menurut saya inilah salah satu kekuatan penting Universitas Terbuka di tengah-tengah perubahan zaman yang begitu cepat pendidikan tidak boleh hanya dapat diakses oleh mereka yang memiliki kesempatan belajar secara konvensional" ujar Gubernur seperti disampaikan Sulpakar dalam sambutan tertulisnya.
Gubernur mengatakan, pendidikan Harus hadir lebih luas dan fleksibel dan mampu mengikuti perkembangan teknologi. Karena itu sistem pembelajaran jarak jauh yang dikembangkan Universitas Terbuka merupakan bagian penting dalam menjawab tantangan pendidikan diera digital.
Sementara sebelumnya, Direktur Universitas Terbuka Bandarlampung Dra. Sri Ismuryati, M.Si menyampaikan pada Yudisium periode 1 tahap 1 dan 2 masa yudisium 2025/genap diikuti oleh 1.552 orang dari program Magister, Sarjana dan Diploma, terdiri Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 743, Fakultas Hukum Ilmu sosial dan Ilmu Politik 412, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 287, Fakultas Sains dan teknologi 87, program sarjana 19 dan sekolah Fokasi 4 Wisudawan.
Penyelenggaraan wisuda masa yudisium 2026 Universitas Terbuka Bandarlampung dibagi dalam dua tahap, adapun periode wisuda tahap 1 diikuti 801 orang lulusan dan peserta wisuda tahap 2 diikuti 797 orang lulusan.
Direktur UT Bandarlampung Sri Ismuryati menambahkan, penyelenggaraan wisuda daerah ini merupakan sebuah seremonial yang menandai Perubahan status, para wisudawan bukan lagi mahasiswa dan berubah pula tanggung jawab sosialnya.
"Saudara-saudara tidak lagi menyandang sebagai mahasiswa, seiring dengan perubahan status ini berubah pula tanggung jawab yang saudara-saudara pikul, ketika menjadi mahasiswa saudara-saudara memikul tanggung jawab akademik dan mulai hari ini tanggung jawab sosial yang akan diemban lebih berat" pesan Ismuryati.
Secara sederhana suatu tanggung jawab sosial merupakan sebuah komitmen untuk merespon permasalahan sosial atas dasar kepedulian sosial.
"Tentu saja setiap makhluk sosial memiliki tanggung jawab sosial, tetapi seorang sarjana memiliki tanggung jawab sosial lebih besar, dikarenakan pengetahuan yang dimilikinya" ujarnya lagi.(@Ng).