UNP Resmi Buka FKG, Jawab Krisis Dokter Gigi di Ranah Minang.
Spektroom - Universitas Negeri Padang (UNP) Selasa, (17/2/2026) di Lantai II Kampus Fakultas Kedokteran (FK) UNP di Lokasi Batang ombilin Belakang Balok Bukittinggi melaksanakan asesmen lapangan pembukaan Program Studi Sarjana Kedokteran Gigi sebagai bagian dari proses pendirian Fakultas Kedokteran (FK) UNP.
Kegiatan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan tenaga dokter gigi di Sumatera Barat yang saat ini masih kekurangan sekitar 246 dokter gigi dan hanya 6 Puskesmas di Sumbar miliki Lengkap SDM Dokter Gigi.
Asesmen dilakukan oleh tim Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes) yang terdiri dari Prof. DR. drg. Tri Erri Astoeti, M.Kes, DR. drg. Harum Sasanti, Sp.PM (K-NI), Perwakilan KKI Laksamana Muda (Purn.) drg. Adriani, Sp.Ort..FICD.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, SKM., MPPM., Rektor Universitas Negeri Padang Krismadinata, Ph.D., Dekan FKG Universitas Gadjah Mada Prof. drg. Suryono, SH., MM., Ph.D.
Rektor UNP Krismadinata,P.hD menegaskan bahwa pendirian FKG UNP merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat, bukan sekadar mengikuti trend.
“Pendirian FKG UNP sesuai tuntutan kebutuhan di masyarakat dan bukan maksud ikut-ikutan. Tentunya pendirian ini merujuk pada standar yang telah ditetapkan,” ujar Krismadinata,P.hD
Ia menambahkan bahwa kesehatan gigi dan mulut memiliki peran penting dalam kesehatan secara keseluruhan. Banyak penyakit bermula dari kondisi rongga mulut yang tidak terjaga dengan baik.
Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman yang hadir didampingi Kabag Tapem dan Direktur RSUD Dr. Adnan WD menyampaikan bahwa pendirian FKG UNP memiliki peluang besar di Ranah Minang.
Ia membandingkan pengalaman saat menempuh pendidikan di Amerika Serikat, di mana masyarakat sangat mempertahankan gigi agar tidak dicabut meskipun sudah goyang, karena biaya perawatan yang sangat mahal dan bisa mencapai ribuan dolar.
Hal senada disampaikan Perwakilan KKI Laksamana Muda (Purn.) TNI drg Adriani,Sp.Ort.FICD jelang pensiun pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Pusat Kesehatan TNI dan Staf Ahli Penglima TNI bidang Polkamnas menilai pembukaan Fakultas Kedokteran Gigi di UNP merupakan langkah preventif yang tepat dalam meningkatkan derajat kesehatan gigi masyarakat Sumatera Barat.
Menurutnya, masih banyak masyarakat yang mengabaikan kesehatan gigi, seperti membiarkan gigi berlubang atau maloklusi, Gigi Tonggos yang bahkan dapat menjadi kendala saat seleksi masuk TNI dan Polri.
Sementara itu, Dekan FKG UGM Prof. drg. Suryono.,SH., MM., Ph.D yang juga Ketua AFDOKGI menyampaikan apresiasi atas komitmen UNP dalam membuka Fakultas Kedokteran Gigi.
Ia menilai kesiapan dan keseriusan UNP sudah sangat baik dan patut diapresiasi.
Sebagai bentuk dukungan fasilitas pendidikan, RSUD Dr. Adnan WD Payakumbuh ditunjuk sebagai Rumah Sakit Utama rujukan lokasi praktik bagi mahasiswa FKG UNP.
Pembukaan FKG UNP diharapkan menjadi solusi strategis untuk mengatasi kekurangan dokter gigi di Sumatera Barat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.( Rita)