Usai Pelatihan Dasar, 25 Anggota Tim Maung ASRI Depok Bersiap Ikuti Tingkat Lanjutan

Usai Pelatihan Dasar, 25 Anggota Tim Maung ASRI Depok Bersiap Ikuti Tingkat Lanjutan
25 tim maung mendapat pelatihan dasar pertolongan pertama,, foto humas PMI depok, kamis, 18/6/2026)

Depok-Spektroom : Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok bersiap memberikan pelatihan lanjutan bagi Tim Maung ASRI (Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah) untuk meningkatkan kemampuan pertolongan pertama di lapangan. Rencana ini disampaikan menyusul keberhasilan 25 anggota Tim Maung yang telah menyelesaikan pelatihan dasar dan menerima sertifikat, Rabu (17/06/2026).

Kepala Markas PMI Kota Depok, Imron Maulana, menyatakan bahwa pelatihan yang baru saja diberikan masih berada di tahap dasar dengan durasi delapan jam. Padahal, idealnya materi pertolongan pertama memerlukan waktu hingga 120 jam.

"Ini kan hanya pelatihan dasar saja dan baru delapan jam. Idealnya untuk materi pertolongan pertama itu 120 jam. Jadi, nanti akan kami tingkatkan dan ada pelatihan lanjutan," jelas Imron, Kamis (18/06/2026).

25 tim Maung Depok saat berfoto bersama dengan instruktur dan kepala markas PMI kota Depok

Adapun materi yang diberikan selama pelatihan dasar meliputi teknik penanganan luka, patah tulang, pertolongan hidup dasar, serta evakuasi darurat. Pelatihan ini diharapkan mampu meminimalisasi risiko insiden dan meningkatkan kesiapsiagaan Tim Maung saat bertugas di lapangan.(Hy/Asmari)

Berita terkait

Atasi Tantangan Urbanisasi, Pemkot Ambon Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Smart City

Atasi Tantangan Urbanisasi, Pemkot Ambon Dorong Kebijakan Berbasis Data dan Smart City

Ambon-Spektroom :Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menilai tingginya laju urbanisasi harus direspons dengan kebijakan publik berbasis data dan pengembangan konsep Smart City. Langkah ini krusial untuk memastikan pelayanan publik tetap optimal di tengah pertumbuhan penduduk yang pesat. Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kota Ambon, Ronald Lekransy, dalam

Eva Moenandar