Verifikasi Tuntas, SMK Presiden Morotai Boarding School Selangkah Lagi Kantongi Izin Operasional
Morotai–Spektroom : SMK Presiden Morotai Boarding School semakin dekat mengantongi izin operasional setelah menjalani verifikasi faktual oleh Tim Verifikasi dan Validasi (Verval) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.
Proses tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan vokasi berbasis asrama sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.
Tim Verval melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi, aspek akademik, hingga kesiapan sarana dan prasarana sekolah. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh persyaratan penerbitan izin operasional telah terpenuhi sehingga sekolah dapat menjalankan proses pendidikan secara optimal.
Kedatangan Tim Verval disambut langsung Kepala SMK Presiden Morotai Boarding School, Muchlis Baay, didampingi Kepala Tata Usaha Alexander Wermasubun, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Nasrun Mahasari, serta Pembina Asrama/Kesiswaan M. Takdir Abdul Azis.
Dalam pemaparannya, Muchlis Baay menjelaskan perjalanan pendirian sekolah hingga pelaksanaan penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran pertama mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
"Antusiasme masyarakat terhadap kehadiran sekolah ini terlihat dari tingginya minat pendaftar. Dari 101 calon siswa yang mengikuti proses seleksi, sebanyak 44 siswa dinyatakan lolos dan diterima sebagai angkatan perdana," ujar Muchlis.
Menurutnya, peserta didik yang diterima tidak hanya berasal dari berbagai desa di Pulau Morotai, tetapi juga dari luar daerah seperti Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, hingga Saumlaki, Provinsi Maluku. Kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap SMK Presiden Morotai Boarding School sebagai lembaga pendidikan vokasi berbasis boarding school.
Usai menerima paparan, Tim Verval yang dipimpin Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Makmur, melakukan peninjauan langsung terhadap seluruh fasilitas sekolah.
Verifikasi meliputi jumlah peserta didik, ruang kelas, laboratorium komputer yang telah dilengkapi 35 unit komputer, asrama siswa, ruang makan, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang rapat guru, hingga berbagai fasilitas penunjang pembelajaran lainnya.
Hasil peninjauan menunjukkan secara operasional SMK Presiden Morotai Boarding School telah memiliki sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Ketersediaan fasilitas tersebut menjadi salah satu indikator utama dalam penilaian kelayakan penerbitan izin operasional.
Keberadaan sekolah ini juga mendapat dukungan penuh dari Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (President University Foundation) sebagai badan penyelenggara pendidikan. Yayasan yang didirikan oleh S. D. Darmono pada 12 Januari 2001 tersebut menaungi berbagai institusi pendidikan, mulai dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi, termasuk President University di Cikarang, Kabupaten Bekasi.
Komitmen yayasan menghadirkan SMK Presiden Morotai Boarding School menjadi wujud nyata kontribusi dunia pendidikan swasta dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di kawasan timur Indonesia. Kehadiran sekolah ini diharapkan menjadi pusat lahirnya generasi muda yang unggul, berkarakter, dan memiliki kompetensi vokasi yang mampu menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung percepatan pembangunan Pulau Morotai dan Provinsi Maluku Utara di masa mendatang.