Wabub Gowa : Keberadaan KDMP Jaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat

Wabub Gowa : Keberadaan KDMP Jaga Stabilitas Ekonomi Masyarakat
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Main (berkaca mata) Foto: Humas Pemkab Gowa

Gowa-Spektroom : Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin menegaskan bahwa peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

"Kita berharap koperasi ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat desa, khususnya di Kabupaten Gowa, serta mampu membantu pergerakan ekonomi masyarakat," ujarnya di KDM Jipang, Kecamatan Bontonompo Selatan saat menghadiri Peresmian KDMP oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring di Nganjuk Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026))

Ia menilai, kehadiran Koperasi Merah Putih dapat menjadi solusi terhadap persoalan kebutuhan pokok masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga sembako di tingkat desa.

"Dengan hadirnya koperasi ini, masyarakat diharapkan tidak lagi terbebani dengan harga kebutuhan pokok yang tidak stabil. Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi soko guru perekonomian masyarakat desa, khususnya di Kabupaten Gowa," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Gowa memiliki total 167 unit Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh wilayah administrasi desa dan kelurahan. Jumlah tersebut disesuaikan dengan total 167 desa dan kelurahan yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa.

Wabup Gowa yang akrab disapa DM itu juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program pemerintah pusat yang dinilai berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat.

"Koperasi Merah Putih ini sangat penting dan bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Gowa. Kita tentu mendukung penuh program-program yang dijalankan pemerintah pusat," ungkapnya.

Berita terkait

Gelar FBIM 2026 Kalteng, Tingkatan Pergerakan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Gelar FBIM 2026 Kalteng, Tingkatan Pergerakan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Palangkaraya - Spektroom: Digelarnya Festival Budaya Insen Mulang (FBIM) 2026, antara lain bertujuan untuk mendorong pengembangan dan pelestarian budaya daerah melalui berbagai panggung atraksi kebudayaan khas Kalimantan Tengah, diantaranya karnaval budaya, permainan rakyat, kuliner tradisional, pertunjukan seni tradisi dan olahraga tradisional. Melalui FBIM 2026, dimaksudkan untuk memperkuat promosi pariwisata Kalimantan

Polin, Anggoro AP