Wabup Jayapura: Strategi TOKEN Cegah Malaria
Jayapura-Spektroom : Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yokhu menyatakan, Malaria masih menjadi ancaman serius dan salah satu penyakit pembunuh utama di Tanah Papua, selain HIV (Human Immunodeficiency Virus) dan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).
Oleh sebab itu diperlukan upaya penanganan yang lebih serius dan komprehensif serta masal melalui program kerja dan aksi nyata, seperti strategi TOKEN (Temukan Obat dan Kendalikan) melalui pemeriksaan masal yang digalakkan Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura.
Hal itu disampaikannya usai membuka pelatihan atau Training of Trainer (ToT) Participatory Learning and Action dalam rangka pencegahan dan percepatan eliminiasi penyakit malaria di Kabupaten Jayapura, Senin (18/5/2026).
Menurut Haris Richard Yokhu, pelatihan tersebut untuk mengedukasi masyarakat agar peduli menjaga kebersihan lingkungan, sehingga diharapkan dapat mencapai target 1 juta pemeriksaan.
"Target Pemeriksaan: Target 1 juta pemeriksaan (2025–2030) kini sudah melampaui 650.000 pemeriksaan dan pemerintah daerah berkomitmen mencapai target itu, malahan kalau bisa melampaui karena ini terkait kesehatan masyarakat,"ujarnya.
Fokus utamanya adalah membangun kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan agar nyamuk pembawa malaria tidak berkembang biak di Kabupaten Jayapura, tentunya melalui peran para fasilitator berkualitas yang mampu memberikan edukasi secara masif kepada masyarakat.
Wakil Bupati Jayapura juga mengajak semua pemangku kepentingan bersama warga untuk bersama sama mencegah penularan Malaria melalui aksi nyata mulai dari lingkungan tempat tinggal atau usaha hingga tempat kerja dan lingkungan masyarakat pada umumnya.
"Mari kita semua mulai aparat pemerintah daerah sampai masyarakat lakukan aksi nyata cegah malaria, demi kesehatan kita bersama,"tutup Haris Richard Yokhu.