Wagub Kalteng Beberkan LKPj 2025, Soroti Kinerja dan Arah Pembangunan Daerah

Wagub Kalteng Beberkan LKPj 2025, Soroti Kinerja dan Arah Pembangunan Daerah
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalteng saat menyanyikan lagu Indonesia Raya. (Dok:MC Kalteng)

Palangka Raya-Spektroom : Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin (30/3/2026). Penyampaian ini menjadi bagian penting evaluasi kinerja sekaligus gambaran capaian pembangunan daerah.

Mewakili Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Edy menegaskan bahwa LKPj merupakan instrumen utama dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
“LKPj ini bukan sekadar laporan, tapi bentuk komunikasi terbuka antara pemerintah dan DPRD dalam memastikan jalannya pemerintahan tetap akuntabel,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tahun 2025 menjadi fase awal pemerintahan periode 2025–2030 yang difokuskan pada penguatan fondasi pembangunan berkelanjutan.
“Ini adalah tahun pijakan awal untuk menjaga kesinambungan program sekaligus mengarahkan pembangunan menuju Kalteng yang lebih maju dan sejahtera,” kata Edy.

Dalam paparannya, sejumlah indikator makro menunjukkan tren menggembirakan. Peningkatan kualitas hidup masyarakat hingga pertumbuhan ekonomi menjadi sorotan utama.
“IPM kita naik menjadi 74,86. Kemiskinan turun ke 4,94 persen, pengangguran 3,97 persen, dan ekonomi tumbuh 4,80 persen. Ini sinyal positif,” jelasnya.

Tak hanya itu, kinerja fiskal daerah juga dinilai cukup solid dengan realisasi pendapatan yang mendekati target.
“Pendapatan daerah terealisasi Rp7,21 triliun atau lebih dari 90 persen target. Ini menunjukkan pengelolaan keuangan berjalan cukup baik,” imbuhnya.

Berbagai program strategis turut dipaparkan, mulai dari makan bergizi gratis, sekolah rakyat, hingga Kartu Huma Betang Sejahtera yang menyasar sektor pendidikan dan kesehatan masyarakat.
“Capaian ini hasil kerja bersama eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat. Tanpa kolaborasi, angka-angka ini hanya akan jadi laporan di atas kertas,” tegas Edy.

Rapat paripurna ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD. Harapannya sederhana tapi krusial: pembangunan tidak berhenti di angka capaian, tapi benar-benar terasa di kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah. (Polin. ARK/Aldo)

Berita terkait