Wagub Kepri Lepas 1.336 Mahasiswa UMRAH Peserta KKN Gelombang ke II Tahun 2026

Wagub Kepri Lepas 1.336 Mahasiswa UMRAH Peserta KKN Gelombang ke II Tahun 2026
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memberikan motivasi kepada mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. (Foto: Diskominfo)

Tanjungpinang-Spektroom : Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, secara resmi melepas 1.336 mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang II Tahun 2026 di Tanjungpinang, Sabtu (1/8/2026).

Pelepasan tersebut disejalankan dengan pemberangkatan peserta KKN Kolaboratif UMRAH dan Universitas Riau (UNRI) yang akan melaksanakan pengabdian di 56 desa dan kelurahan yang tersebar di empat Kabupaten-Kota di Provinsi Kepri, yakni Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan Kota Batam.

Wakil Gubernur Nyanyang menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa yang akan menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN. Ia berharap momentum tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang akan melaksanakan KKN. Jadilah mahasiswa yang siap mengabdi dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nyanyang.

Ia berpesan agar para mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan tempat penugasan serta menjadikan KKN sebagai ruang belajar sekaligus sarana menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Jadikan masa KKN ini sebagai kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang selama ini dipelajari di kampus. Kehadiran mahasiswa harus mampu memberikan solusi dan kontribusi positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian,” katanya.

Menurut Nyanyang, pengabdian mahasiswa melalui KKN juga merupakan bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah. Dengan semangat inovasi dan kepedulian sosial, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan dampak positif bagi kemajuan Kepulauan Riau.

Ia menegaskan bahwa kekuatan utama Provinsi Kepri bukan hanya terletak pada potensi sumber daya alamnya, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda.

“Investasi terbaik yang dimiliki Kepulauan Riau adalah sumber daya manusianya. Karena itu, saya berharap adik-adik mahasiswa dapat menjadi generasi Kepri yang berkualitas, berintegritas, serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji, Prof. Agung Damar Sakti, menjelaskan KKN merupakan bagian penting dari proses pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk hidup, belajar, dan mengabdi di tengah masyarakat.

Ia berharap seluruh peserta KKN mampu menjadi generasi pembawa perubahan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, dan kemampuan menyelesaikan persoalan di masyarakat.

“Jadikan ilmu yang telah dipelajari sebagai bekal untuk menghadirkan solusi bagi masyarakat dengan mengedepankan empat kompetensi utama, yakni critical thinking, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah,” ujar Prof. Agung.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi energi baru dalam mendorong pembangunan desa, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi daerah.

Berita terkait

Wakil Walikota: Tanjungpinang Berpeluang Menjadi Destinasi Sport Tourism, Bertetangga dengan Singapura dan Malaysia

Wakil Walikota: Tanjungpinang Berpeluang Menjadi Destinasi Sport Tourism, Bertetangga dengan Singapura dan Malaysia

Tanjungpinang-Spektroom : Kota Tanjungpinang berpeluang sebagai destinasi sport tourism melalui penyelenggaraan berbagai event olahraga. Kedekatan dengan Singapura dan Johor-Malaysia menjadi modal untuk menarik peserta dari luar daerah hingga mancanegara. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, usai melepas peserta Run The Beat Vol. 2 Flashlight yang digelar BNN Kota

Desmawati, Rafles
Gubernur Mahyeldi: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan, Cetak Generasi Emas 2045

Gubernur Mahyeldi: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan, Cetak Generasi Emas 2045

Dharmasraya–Spektroom : Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menegaskan pendidikan merupakan investasi paling strategis untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Karena itu, kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Dharmasraya diharapkan menjadi titik balik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan berkualitas secara gratis sekaligus membuka jalan menuju Indonesia Emas 2045.

Rafles