Trending

Gelar Inovasi Perangkat Daerah 2026, Pemkot Surakarta Dorong Inovasi Jadi Budaya Birokrasi

Gelar Inovasi Perangkat Daerah 2026, Pemkot Surakarta Dorong Inovasi Jadi Budaya Birokrasi
Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani saat membuka Gelar Inovasi Perangkat Daerah. (Foto: Ciptati Handayani)

Surakarta–Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta terus mendorong tumbuhnya budaya inovasi di lingkungan birokrasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kinerja pemerintahan.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui Gelar Inovasi Perangkat Daerah Kota Surakarta Tahun 2026 yang dibuka Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, Rabu (23/9/2026), di gedung Solo Technopark (STP).

Dalam kegiatan tersebut tercatat 110 inovasi, terdiri atas 34 inovasi kategori organisasi perangkat daerah (OPD) dan 76 inovasi kategori UPTD, unit kerja, UOBK, UOBF, serta kelurahan. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian, sebanyak 44 inovasi dinyatakan lolos mengikuti tahapan presentasi.

Astrid Widayani mengatakan, Gelar Inovasi Perangkat Daerah menjadi ruang bagi perangkat daerah, unit kerja, UPTD, UOBK, UOBF hingga kelurahan untuk menampilkan berbagai gagasan dan terobosan yang dikembangkan dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

“Gelar Inovasi Perangkat Daerah Kota Surakarta Tahun 2026 tidak sekadar menjadi ajang memamerkan program. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk melihat sejauh mana inovasi yang dikembangkan mampu menghadirkan perubahan nyata serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkap Astrid.

Menurutnya, inovasi merupakan bagian penting dari transformasi birokrasi. Karena itu, inovasi tidak boleh berhenti pada gagasan maupun sekadar menghasilkan dokumen administrasi, tetapi harus diterapkan dan memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani, berbincang dengan peserta Gelar Inovasi Perangkat Daerah. (Foto: Ciptati Handayani)

Astrid menegaskan, inovasi tidak selalu harus berbentuk sesuatu yang besar maupun sepenuhnya baru. Perbaikan dapat dimulai dari keberanian melihat persoalan, menyederhanakan proses kerja, memanfaatkan teknologi, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, tepat dan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Inovasi yang telah dihasilkan setiap perangkat daerah tidak berhenti sebagai sebuah program. Setiap inovasi harus dapat diimplementasikan, diukur manfaatnya, dievaluasi secara berkala dan, apabila terbukti memberikan dampak positif, dapat dikembangkan maupun direplikasi pada unit atau wilayah lainnya,” ujarnya.

Astrid juga mengingatkan agar inovasi ditempatkan sebagai bagian dari budaya birokrasi. Orientasi inovasi, menurutnya, tidak semata-mata untuk mengejar penghargaan, tetapi menjadi instrumen untuk meningkatkan kualitas kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Sejalan dengan semangat “Inovasi Melesat Surakarta Hebat”, Gelar Inovasi Perangkat Daerah Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem inovasi di Kota Surakarta.

“Ekosistem tersebut tidak hanya dibangun melalui kerja pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi dengan masyarakat, dunia pendidikan, dunia usaha, komunitas serta seluruh pemangku kepentingan,” tandasnya. (Ciptati Handayani)

Berita terkait

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Festival Literasi Kota Sawahlunto 2026 resmi mengawali rangkaian kegiatan literasi di Perpustakaan Umum Muhammad Yamin, Kecamatan Talawi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober itu mengusung tema “Literasi Menghidupkan Sawahlunto, Kreativitas Menggerakkan Masa Depan.” Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi pegiat literasi, pelajar, komunitas seni,

Riswan Idris, Rafles
ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam  Transformasi Digital Pemerintahan

ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam Transformasi Digital Pemerintahan

Jakarta - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan meraih peringkat kedua dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026, yang digelar oleh Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kepemimpinan sekretaris daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, kolaboratif, dan

Anggoro AP