Wakil Gubernur Kepri : Event Linkage Tourism Menjadi Kunci Strategis untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kepri

Wakil Gubernur Kepri : Event Linkage Tourism Menjadi Kunci Strategis untuk Meningkatkan Kunjungan Wisatawan di Kepri
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Hari Pratamura Tee Off Turnament Golf. (Foto: Diskominfo)

Tanjungpinang-Spektroom : Pembukaan Bintan Golf Tournamen 2026. di tandai dengan tee off oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nyanyang Haris Pratamura di Ria Bintan Colf Club, Rabu (6/5/2026).

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Hari Pratamura menegaskan Pemerintah Provisi (Pemprov) Kepri terus mengoptimalkan konsep Event Linkage Tourism dengan pendekatan kolaboratif yang mengintegrasikan berbagai kegiatan pariwisata secara berkelanjutan lintas destinasi.

“Event Linkage Tourism menjadi kunci, agar setiap kegiatan yang kita gelar tidak berdiri sendiri. Kita menyambungkan acara tersebut dengan objek wisata, kuliner, kerajian tangan, hingga akomodasi yang tersebar di seluruh wilayah Kepri, dan ini adalah bentuk sinergi nyata bersama pelaku para industri,” ujar Nyanyang.

Turnamen Golf  Internasional tahun 2026, diikuti 150 pegolf dari berbagai negara yang didominasi dari negara Malaysia, Singapura, Australia, India serta pegolf domestik Jakarta dan Pekanbaru . Kegiatan ini menghadirkan pengalaman wisata olahraga kelas dunia di destiniasi unggulan Kepri yatiu Batam dan Bintan.

Rangkaian olahraga wisata di bulan 2026 akan dilaksanakan Unity Ride yang diikuti ratusan pesepeda dengan rute lintas destinasi hingga finis di Gedung Daerah Tanjungpinang.

Promosi pariwisata Kepri juga diperkuat melalui kegiatan Famtrip bersama travel agent asal Malaysia yang mengekplorasi destinasi unggulan di Batam, Bintan hingga Tanjungpinang sebagai bagian dari penestrasi pasar intenasional.

Dinas Pariwista Kepri juga berkolaborasi dengan Asita Kepri melalui penyelenggaraan Asita Travel Fair di Batam diikuti 20 pelaku industri pariwisata, menghadirikan berbagai paket wisata,akomodasi hingga atraksi unggul daerah.

Impelementasinya, Pemprov Kepri menggandeng berbagai pihak, mulai dari hotel, restoran, biro perjalan wisata, hingga komunitas local untuk menciptakan paket wisata terintegasi berbasis event.

Siaran Pers Diskominfo Kepri menyebutkan Pemprov Kepri melalui Dinas Pariwisata berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi lintas sektor guna menjadikan setiap event sebagai magnet utama dalam menarik kunjungan wisatawan sekaligus memperkuat posisi Kepri sebagai gerbang pariwisata Indonesia di kawasan regional.

Berita terkait

NTB Siap Gelar MotoGP 2026 dengan Semangat Dari Mandalika Mendunia

NTB Siap Gelar MotoGP 2026 dengan Semangat Dari Mandalika Mendunia

Mataram-Spektroom : Nusa Tenggara Barat menatap MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 dengan optimisme tinggi. Seluruh unsur penyelenggara, pemerintah daerah, aparat keamanan, transportasi hingga sektor pariwisata terus memastikan kesiapan masing-masing, dengan satu target yang sama: MotoGP Mandalika 2026 harus terselenggara lebih baik dari tahun sebelumnya dan memberikan dampak yang lebih

Marsam Putrangga, Julianto
Beri Ruang Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tiga Mentri Tanda Tangani SKB Ruang Bersama Indonesia

Beri Ruang Untuk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Tiga Mentri Tanda Tangani SKB Ruang Bersama Indonesia

Jakarta - Spektroom: Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan bagian penting dalam pembangunan desa. Hal itu disampaikan Yandri Susanto pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri tentang penyelenggaraan Ruang Bersama Indonesia (RBI) untuk pemberdayaan

Anggoro AP
Kerja Sama RI-Selandia Baru Masuk Fase Kedua, Listrik Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Pulau-Pulau Maluku

Kerja Sama RI-Selandia Baru Masuk Fase Kedua, Listrik Terbarukan Jadi Penggerak Ekonomi Pulau-Pulau Maluku

Ambon-Spektroom : Kerja sama Indonesia dan Selandia Baru di sektor energi terbarukan memasuki babak baru. Setelah berjalan sekitar lima tahun dan sempat terganggu pandemi Covid-19, kedua negara kini menyiapkan fase kedua program untuk memperluas akses listrik, memperkuat sumber daya manusia, sekaligus mendorong masyarakat Maluku menjadi pelaku utama pengembangan energi bersih. Komitmen

Eva Moenandar, Julianto
ссс