Wakil Wali Kota Pontianak: APBD 2026 Fokus pada Kesejahteraan dan Pelayanan Publik Digital

Wakil Wali Kota Pontianak: APBD 2026 Fokus pada Kesejahteraan dan Pelayanan Publik Digital
Wakil walikota Pontianak Bahasan mengapresiasi pandangan umum fraksi2 DPRD Kota Pontianak atas Raperda APBD tahun anggaran 2026. (Foto : Humas DPRD Pontianak)

Spektroom – Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan, menyampaikan apresiasi terhadap pandangan umum yang disampaikan oleh fraksi-fraksi DPRD Kota Pontianak terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Menurutnya, berbagai masukan dari legislatif menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dalam menyempurnakan rancangan APBD agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Berbagai saran dari fraksi DPRD merupakan masukan konstruktif yang akan menjadi perhatian kami dalam pembahasan selanjutnya. Semua bermuara pada satu tujuan, yaitu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya usai mengikuti sidang pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Selasa (04/11/2025).

Bahasan menegaskan, arah kebijakan APBD tahun 2026 akan tetap berfokus pada pembangunan yang inklusif, dengan menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar warga serta peningkatan aksesibilitas layanan publik.

Ia menambahkan, Pemkot Pontianak akan terus berinovasi untuk memperluas ruang partisipasi masyarakat melalui digitalisasi pelayanan publik.

“Transformasi digital yang kita dorong bukan untuk mempersulit, tetapi justru mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan pemerintah. Digitalisasi ini menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, dan efisien,” jelasnya.

Selain itu, beberapa fraksi DPRD juga menyoroti pentingnya penguatan layanan publik berbasis teknologi serta pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel.

Bahasan menegaskan bahwa Pemkot Pontianak akan menindaklanjuti setiap catatan dan rekomendasi yang disampaikan oleh legislatif agar dapat diimplementasikan secara optimal dalam kebijakan anggaran.

Ia berharap proses pembahasan Ranperda APBD 2026 antara pemerintah dan DPRD dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang berpihak pada masyarakat luas.

“Melalui sinergi yang baik antara eksekutif dan legislatif, kita optimistis rancangan APBD 2026 bisa disepakati dengan mengedepankan prinsip keadilan, efisiensi, serta manfaat nyata bagi warga Kota Pontianak,” pungkas Bahasan.

Dengan komitmen tersebut, Pemkot Pontianak menargetkan APBD 2026 menjadi instrumen pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Berita terkait

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemenaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Teken MoU dengan Wadhwani dan Indosat, Kemenaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan

Jakarta - Spektroom : Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menandatangani Nota Kesepahaman Bersama dengan Wadhwani Foundation dan PT Indosat Tbk untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional. Kerja sama ini meliputi peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan akses layanan ketenagakerjaan, termasuk bagi

Anggoro AP
Seminar Hardiknas PGMI UNISKA MAAB Banjarmasin Wujud Tingkatkan Peduli Pendidikan Banua Yang Bermutu

Seminar Hardiknas PGMI UNISKA MAAB Banjarmasin Wujud Tingkatkan Peduli Pendidikan Banua Yang Bermutu

Junaidi, Agung Yunianto Banjarmasin-Spektroom : Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasyah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAAB) Banjarmasin sukses menggelar Seminar Hari Pendidikan Nasional, yang mengangkat tema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua, digelar Selasa (5/5/2026) di Aula Balai Kota Banjarmasin. H Abdul

Junaidi