Wakil Walikota Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha UMKM Miliki Sertifikat Halal

Wakil Walikota Pekanbaru Dorong Pelaku Usaha UMKM Miliki Sertifikat Halal
WaWako Pekanbaru Markarius Anwar Saat Mengunjungi Salah Satu Stand UMKM. (Foto: Diskominfo Pku)

Spektroom - Pengelola Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjajakan makanan di Kota Pekanbaru harus memastikan produknya halal. Mereka harus memastikan kandungan dalam makanan berasal dari bahan yang halal.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, mendorong para pelaku UMKM secara bertahap mengurus sertifikasi halal. Mereka nantinya harus memiliki sertifikasi halal guna menjamin kandungan makanan dan proses pembuatan berlangsung sesuai syariat Islam.

"Ke depan mesti digalakkan, sebab kita punya rencana untuk mengembangkan wisata halal di Kota Pekanbaru," terangnya, kepada awak media Rabu (21/01/2026).

Wawako menyadari UMKM di Kota Pekanbaru menjamur. Ia memperkirakan jumlahnya berkisar sepuluh ribu pelaku UMKM.

Pelaku UMKM tersebut sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Namun banyak yang belum memiliki sertifikasi halal."Dari yang banyak itu, yang punya sertifikat halal baru sekitar dua ribu," jelasnya.

Markarius menyebut bahwa wisata halal mengharuskan pengelola UMKM memiliki sertifikasi halal. Ia menyampaikan bahwa Market Halal begitu besar."Maka sangat disayangkan pelaku UMKM masih banyak yang belum urus sertifikasi halal," ujar Wawako.

Markarius mengatakan bahwa pemerintah kota tidak lepas tangan dengan kondisi ini. Pemerintah kota siap membantu pelaku UMKM."Kita juga gandeng berbagai pihak dalam pengembangan market halal di Kota Pekanbaru," papar Wawako. (SN/Kominfo7)

Berita terkait

Pembangunan Sabo Dam  Untuk Kendalikan  Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Dipercepat

Pembangunan Sabo Dam Untuk Kendalikan Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Dipercepat

Spektroom  – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sabo dam di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara sebagai langkah strategis pengendalian banjir bandang. Konstruksi ditargetkan selesai pada Mei 2026 melalui skema design and build agar pelaksanaan lebih efisien dan cepat. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo

Nurana Diah Dhayanti
Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih

Menkop Tekankan Potensi Desa Bakal Diorganisir Dalam Wadah Kopdes Merah Putih

Spektroom - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menegaskan, seluruh potensi ekonomi yang dimiliki daerah, khususnya di desa-desa, akan dikelola, dimanfaatkan, dan diorganisir secara profesional dalam wadah Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Sehingga, potensi tersebut bisa menghasilkan nilai ekonomis yang bisa dirasakan masyarakat desa. "Saatnya sekarang seluruh pelaku

Nurana Diah Dhayanti