Wakil Walikota Surakarta : Administrasi Kependudukan Elemen Strategis Dalam Perencana Program Dan Kebijakan Publik
Spektroom - Guna memperkuat fondasi pembangunan daerah, Pemerintah Kota Surakarta terus menempatkan administrasi kependudukan sebagai elemen strategis dalam perencanaan program dan kebijakan publik.
Selain itu penguatan tata kelola data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi dinilai menjadi kunci dalam mendukung sektor pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga pengendalian stunting.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang hadir dalam penyerahan penghargaan Dukcapil Performance Award 2025 di Bale Tawangarum, ( Kamis 04/12/2025 ), menegaskan data kependudukan menjadi pondasi utama pembangunan daerah, sehingga melalui Komitmen Satukan Solo Satu Data Kependudukan, seluruh data masyarakat diupayakan terhimpun dalam satu sistem yang presisi dan terintegrasi untuk mendukung program keluarga berencana, pencegahan stunting, serta layanan konsultasi pranikah calon pengantin.
“Kegiatan ini harus menjadi pengingat bahwa administrasi kependudukan adalah fondasi pembangunan Kota Surakarta. Seluruh data masyarakat harus terintegrasi agar program pemerintah berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” tegas Astrid.
Kebutuhan data yang akurat sangat krusial, terutama dalam mendukung Komitmen Satukan Solo Satu Data Kependudukan Solo yang mengintegrasikan data terkait pencegahan stunting, keluarga berencana (KB), dan Program Konsultasi Pranikah calon pengantin.
“Kebutuhan data yang akurat dan tepat sangat penting untuk program-program kita, sehingga seluruh data masyarakat bisa dikumpulkanmenjadi satu dan menunjang program pemerintah Surakarta.”tambah Astrid.
Sebagai bentuk komitmen peningkatan layanan, Disdukcapil Surakarta telah mengimplementasikan 10 inovasi layanan Adminduk, Satu Paket Urusan Kependudukan, Kartu Identitas Anak (KIA), Sweet Seventeen (rekam e-KTP di sekolah), Berkah Nikah (perubahan data pasca-pernikahan), Bela Sungkawa (penerbitan akta kematian), Pelayanan Online Dukcapil, Layanan Tanya Turun , One Day Service, Identitas Kependudukan Digital (IKD), Penerbitan akta kelahiran bagi anak dengan HIV/AIDS
Dari sisi capaian, layanan Adminduk Kota Surakarta menunjukkan hasil yang signifikan dimana perekaman e-KTP telah mencapai lebih dari 99 persen penduduk wajib KTP, penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) mencapai lebih dari 120.000 anak, sementara implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) telah mencapai lebih dari 30 persen pengguna awal, khususnya dari kalangan ASN dan masyarakat umum. Selain itu, melalui skema One Day Service, lebih dari 90 persen permohonan dokumen selesai dalam satu hari.
Pemerintah Kota Surakarta juga terus memperkuat inklusivitas layanan dengan menghadirkan fasilitas ramah difabel dan lansia, termasuk jalur kursi roda, loket prioritas, pendampingan petugas, serta layanan jemput bola bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Dalam Dukcapil Performance Award 2025 diberikan kepada Kecamatan Jebres yang meraih juara pertama yang menghadirkan layanan Admindum yang inovatif, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat serta diberikan apresiasi kepada beberapa wilayah dan fasilitas kesehatan . ( Humas Pemkot )