Trending

Wali Kota Sawahlunto Kukuhkan Pengurus LUAS, Riyanda Putra Ajak Warga Bersatu Bangun Kota

Wali Kota Sawahlunto Kukuhkan Pengurus LUAS, Riyanda Putra Ajak Warga Bersatu Bangun Kota
Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra kukuhkan LUAS Sawahlunto. (Foto: Subandi Arpan)

Sawahlunto-Spektroom : Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Luhak Agam Sakato (LUAS) Sawahlunto yang dipimpin oleh Hamdani, dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Khas Ombilin, Sabtu (11/4/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan organisasi perantau Agam di Sawahlunto yang turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Sumatera Barat, Bupati Agam, Wali Kota Bukittinggi, serta tokoh senior Agam Drs. H. Aristo Munandar, yang dikenal pernah memimpin Kabupaten Agam selama dua periode dan memiliki rekam jejak pengabdian di Sawahlunto.

Dalam sambutannya, Wali Kota Riyanda Putra menekankan pentingnya persatuan lintas latar belakang dalam mendorong pembangunan daerah. Ia mengajak seluruh warga, khususnya perantau asal Agam yang tergabung dalam LUAS, untuk berkontribusi aktif bagi kemajuan Kota Sawahlunto.

“Mari kita bersama-sama membangun Sawahlunto. Hilangkan sekat-sekat pilihan, tidak ada lagi A atau B. Yang ada adalah kebersamaan untuk kemajuan kota ini,” ujar Riyanda.

Ia juga menyoroti peran strategis organisasi kemasyarakatan seperti LUAS dalam memperkuat kohesi sosial sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan komunitas perantau dapat menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan potensi daerah.

Selain itu, Riyanda Putra mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menilai, narasi negatif di ruang digital dapat berdampak pada citra daerah, termasuk menurunkan minat investor dan kunjungan ke Sawahlunto.

“Gunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai karena konten yang tidak bertanggung jawab, orang menjadi enggan datang dan berinvestasi di kota tercinta ini,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LUAS Sawahlunto yang baru dikukuhkan, Hamdani, menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah silaturahmi sekaligus motor penggerak kontribusi nyata bagi pembangunan kota.

Acara pengukuhan berlangsung khidmat dan diwarnai dengan semangat kebersamaan antarwarga, mencerminkan kuatnya ikatan sosial masyarakat Minangkabau di perantauan. Pemerintah Kota Sawahlunto berharap, keberadaan LUAS dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan budaya di kota tersebut. (Ris1)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru