Walikota Lantik 7 Pejabat Tinggi Pratama Pemkot Ambon

Walikota Lantik 7 Pejabat Tinggi Pratama Pemkot Ambon
Walikota Lantik 7 Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemkot Ambon Jumat (19/12/2025), di Ruang Vlissingen, Balai Kota Ambon.foto.Eva.M

Spektroom - Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena melantik dan mengambil sumpah 7 Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkup Pemerintah Kota Ambon, Jumat (19/12/2025), di Balai Kota Ambon.

Pelantikan ini menandai lengkapnya seluruh jabatan eselon II di Pemkot Ambon setelah melalui proses panjang dan ketat, mulai dari asesmen oleh asesor independen, seleksi panitia, hingga pertimbangan teknis Badan Kepegawaian Negara.

Dari proses objektif, 7 pejabat dinilai paling layak dan mampu mengemban tanggung jawab strategis pemerintahan.

Walikota Ambon saat memberikan sambutan

Dalam amanatnya, Walikota menegaskan jabatan bukan hadiah, melainkan amanah yang dipertanggung jawabkan tidak hanya kepada negara, tetapi juga kepada Tuhan dan masyarakat.

Ia mengingatkan sumpah jabatan bukan sekedar formalitas, melainkan janji moral yang harus diwujudkan dalam kerja nyata, jujur, dan konsisten.

Dengan terisinya seluruh jabatan pimpinan tinggi pratama, Walikota meminta pejabat bekerja sebagai satu tim solid untuk mengakselerasi visi pembangunan Kota Ambon. Pentingnya kesinambungan program, terutama karena sebagian besar pejabat yang dilantik sebelumnya telah bergelut lama di OPD masing-masing.

Menghadapi 2026, Bodewin menyoroti tantangan efisiensi anggaran dan potensi pemotongan TKD. Ia meminta pejabat mampu beradaptasi, mengelola anggaran secara cermat, dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah keterbatasan fiskal. “Bertahan, bekerja cerdas, dan tetap melayani rakyat,” tegas Walikota.

Berita terkait

Dukung Swasembada Pangan  di Maluku Bendung Way Apu Dipersiapkan

Dukung Swasembada Pangan  di Maluku Bendung Way Apu Dipersiapkan

Jakarta –Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku guna mendukung program swasembada pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bendungan ini akan menjadi sumber air utama bagi pengembangan pertanian di Pulau Buru, sekaligus memberikan manfaat penyediaan air baku, pengendalian banjir, pengembangan energi

Nurana Diah Dhayanti