Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah Bertegas-tegas: Kelola Aset secara Profesional dan Amanah
Tanjungpinang-Spektroom : Hampir seluruh Badan Wakaf Indonesia (BWI) terbentuk di Kepulauan Riau (Kepri), tinggal Kabupaten Bintan yang menyusul akan dibentuk dan dilantik.
Ketua BWI Kota Tanjungpinang Fadholi yang memimpin 6 orang anggota, dilantik Walikota Tanjungpinang Lis Dasmansyah di Hotel Plaza Bintan di hadiri Ketua BWI Provinsi Kepri Dadang Huzaifa AG.
Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah minta pengelolaan asset tidak hanya sebatas asset keagamaan seperti Masjid dan Pemakaman melainkan diperluas yang lebih produktif seperti kesehatan dan ekonomi masyarakat.
“Kelola harta wakaf secara profesional, jujur, transparan, amanah sesuai dengan undang undang nomor 41 tahun 2004, sehingga dapat menjadi solusi pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya

Kepada Spektroom, Ketua BWI Kepri Huzaifa Dadang AG mengemukakan, Kabupaten - Kota segera menuntaskan proses forum organisasi agar dapat dengan cepat menyesuaikan dengan program pusat, ujarnya Selasa (28/4/2026).
“Pusat telah mencanangkan Program Indonesia Berwakaf, bergitu juga Provisi telah mencanangkan Kepri Berwakaf, maka gerakan ini harus diikuti seluruh Kabupaten dan Kota di Provisi Kepri,” harap Dadang.
Dadang menambahkan sosialisasi terus di gaungkan di masyarakat untuk meningkatkan potensi wakaf di setiap daerah. Aset asset wakaf yang sudah ada perlu di kelola secara maksimal agar menjadi wakaf produktif untuk menopang ekonomi umat.
“Gerakan Kepri Berwakaf ini harus disosialisasikan secara masif ketengah masyarakat agar literasi wakfa di masyarakat dapat terus di tingkatkan,” pungkasnya.