Trending

Walikota Tanjungpinang Memanfaatkan Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru.

Walikota Tanjungpinang Memanfaatkan Hari Pertama Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru.
Walkota Tanjungpinang Lis Darmasyah di tengah siswa baru tahun Ajaran 2026 (Foto:Diskominfo)

Tanjungpinang-Spektroom : Hari pertama tahun ajaran baru 2026, seluruh siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah(MLS) sebagai momentum memangun karakter anak didik.

Hari pertama masuk sekolah, Senin (20/7/2026) di manfaatkan Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, meninjau beberapa kesekolah untuk melihat langsung Kondisi Sekolah sekaligus menyerap berbagai persoalan sebagai bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan pendidikan di Kota Tanjungpinang.

Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengemukakan kita sekalian melihat persoalan yang ada. Mudah-mudahan ini kita bisa mencari solusi yang lebih baik untuk memberikan peningkatan pelayanan pendidikan di Kota Tanjungpinang.

“Diharapkan nanti hasil peninjauan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Tanjungpinang dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di setiap sekolah,” ujarnya.

Selain melihat kondisi sekolah, Lis menilai MPLS bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari penanaman nilai-nilai kepada peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.

Menurutnya, sekolah perlu mengenali kemampuan setiap peserta didik sejak awal, baik di bidang olahraga, seni, maupun bidang lainnya, sehingga potensi yang dimiliki dapat dikembangkan.

“Ini bukan sekadar mengenal lingkungan sekolah dan sekitarnya, tetapi sekolah juga harus mengidentifikasi kemampuan anak-anak, baik di bidang olahraga, seni, maupun bidang lainnya,” ucap Lis.

Walikota hadir di SMAN-4 Tanjungpinang (Foto:Diskominfo)

Wako menambahkan, proses tersebut menjadi awal interaksi antara sekolah dengan peserta didik baru sehingga guru dapat mengenali karakter dan potensi setiap siswa sejak dini.

Lis juga mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah. Menurutnya, meski terlihat sederhana, program tersebut memberikan kesan psikologis yang berbeda bagi anak.

"Selama ini mungkin anak lebih sering diantar ibu, nenek, kakak, atau anggota keluarga lainnya. Hari ini peran itu diambil oleh ayah. Ini memberi kesan bahwa kita tidak sekadar melepas anak ke sekolah, tetapi juga menunjukkan perhatian seorang ayah terhadap pendidikan anaknya," tutupnya. 

Wako juga meninjau pelaksanaan MPLS di SMA negeri-4 Tanjungpinang didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang, Teguh Ahmad Syafari.

Berita terkait

Menteri Dody Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai Angke Kurangi Risiko Banjir

Menteri Dody Instruksikan Normalisasi dan Pelebaran Sungai Angke Kurangi Risiko Banjir

Tangerang – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat upaya pengendalian banjir di kawasan Kali Angke melalui penanganan menyeluruh pada kondisi sungai dan infrastruktur pengendali banjir dalam menghadapi musim hujan. Menteri PU Dody Hanggodo bersama Gubernur Banten Andra Soni dan jajaran pemerintah daerah meninjau langsung kondisi Kali Angke dengan menyusuri sungai menggunakan

Nurana Diah Dhayanti