Walikota Tanjungpinang: Penididikan Al-Quran Sejak Dini Memiliki Peran Penting dalam Pembentukan Karakter Anak
Tanjungpinang–Spektroom : Sebanyak 1.000 santri Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kota Tanjungpinang mengikuti Wisuda Santri TPQ ke-9 yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Hotel CK, Minggu (25/10/2026).
Pada kesempatan tersebut, diumumkan pula 10 santri terbaik dalam wisuda TPQ ke-9 Yang dihadiri Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah, jajaran OPD dan Prokopinda Tanjungpinang.
Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri yang diwisuda. Ia berharap kelulusan ini menjadi motivasi bagi para santri untuk terus belajar, memperdalam pemahaman agama, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Tahniah kepada seluruh santri yang diwisuda. Jadikan pencapaian ini sebagai motivasi untuk terus menuntut ilmu dan memperdalam pemahaman agama. Saya berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah,” ujar Lis.
Menurutnya, pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak. Karena itu, keberhasilan pendidikan agama membutuhkan ketekunan para pendidik serta dukungan orang tua agar nilai-nilai kebaikan tertanam kuat dalam diri anak-anak.
“Pendidikan Al-Qur’an membutuhkan ketekunan para pendidik dan dukungan orang tua. Sinergi ini harus terus dijaga agar nilai-nilai agama tertanam kuat sejak dini dan menjadi pedoman bagi anak-anak dalam menjalani kehidupan,” katanya.

Lis juga mengingatkan bahwa mempelajari Al-Qur’an tidak cukup hanya dengan membaca, tetapi harus disertai pemahaman dan pengamalan dalam perilaku sehari-hari.
“Al-Qur’an jangan hanya dibaca, tetapi harus dipahami dan diamalkan. Nilai-nilainya harus tercermin dalam sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta menghormati orang tua dan guru. Inilah bagian penting dalam membentuk generasi yang memiliki ilmu sekaligus akhlak yang mulia,” tegasnya.
Lis berharap para santri terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an, sekaligus menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam bersikap dan berinteraksi di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Semoga seluruh santri tumbuh menjadi generasi Qurani yang saleh dan salehah, berilmu, serta berakhlakul karimah. Teruslah belajar dan amalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi kebanggaan orang tua dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.