Trending

Warga Bedahan Depok Memanfaatkan Tas Kresek Untuk Berbagai Kerajinan

Warga Bedahan Depok Memanfaatkan Tas Kresek Untuk Berbagai Kerajinan
Warga RW 11 kelurahan bedahan depok menyulap tas kresek menjadi nilai ekonomi tinggi,foto sie humas kec.sawangan, sabtu, (13/6/2026)

Depok-Spektroom: Ditangan tangan trampil ibu ibu warga RW 11 Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan Depok mampu menyulap tas kresek berbagai warna dan ukuran menjadi barang berharga untuk dijadikan berbagai kerajinan tangan, seperti tikar, gantungan kunci hingga lukisan.

Tak heran wilayah RW 11 Kelurahan Bedahan di resmikan sebagai Kampung Tematik yang bergerak pada pemanfaatan limbah kantong plastik untuk dijadikan produk kerajinan tangan yang bernilai ekonomi tinggi yaitu Kampung Kresek "PlasART "

Kampung Kresek "PlasART" diresmikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda ( Kota Depok) Siti Barkah Hadanah. Dengan diresmikan PlasART warga setempat lebih semangat untuk berkarya di bidang kerajinan tangan.

Ibu Ayi Yuliatubagus warga RW 11 Kelurahan Bedahan mdbgsjodan memperdaya ibu ibu dilingkungan RW untuk mengelola limbah Kresek menjadi suatu kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, sabtu, (13/6/2026)

hasil karya seni dari limbah kantong kresek

" Warga yang dalam kegiatan PlasART berbagai kerajinan tangan produksi seperti tikar, gantungan kunci dompet ,tempat tisu,kipas, tas lukisan yang dijual dengan harga mulai dstu Rp 10.000 hingga Rp. 400.000 tergantung penggunaan bahan kombinasi dan tingkat kesulitan, Ungkap Ibu Ayi Yulianti.

" Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah +Dekranasda ( Kota Depok SITI BARKAH HASANAH, pihaknya mendorong Kampung Kresek "PlasART menjadi pilot project Kampung tematik tingkat nasional" Ujar Siti Barkah.

warga RW 11 yang tergabung dalam PlasART saat melakukan aktivitasnya

Dikatakan usai dirinya meresmikan PlasART turut menyaksikan proses pemanfaatan limbah kantong plastik hingga menjadi karya yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

" Di samping mampu memperdayakan kelompok perempuan Kampung Tematik juga bisa menjadi tempat wisata baru di Kota Depok " Kata Siti Barkah.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru